SUBANG – Ratusan buruh PT Kwanglim YH Indah di Desa Gembor, Pagaden, menggelar aksi mogok kerja massal, Senin (11/5/2026).
Pemicu utama aksi ini adalah diduga keterlambatan pembayaran upah yang meresahkan seluruh pekerja pabrik garmen tersebut.
Video viral yang diposting akun Instagram @subang.info tersebut menunjukkan buruh memadati area pabrik sejak pagi. Mereka menghentikan aktivitas produksi demi menuntut kepastian hak finansial.
Kekecewaan terhadap manajemen memuncak karena dugaan kendala finansial perusahaan yang menghambat distribusi gaji bulanan karyawan.
Kondisi ini mengganggu stabilitas ekonomi buruh. Banyak pekerja mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa pemasukan pasti.
“Ari gawe bebeakan ari duit di anjuk, cuak (Kerja mati-matian tapi uang diutang),” teriak seorang buruh dalam video yang menggambarkan keputusasaan mereka.
Video tersebut diunggah pada Senin (11/5/2026) sore. Manajemen PT Kwanglim maupun dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai sengketa.
Aksi ini memancing simpati warganet. Netizen mendesak pemerintah segera bertindak tegas menangani permasalahan yang menimpa buruh Subang ini.
“Piraku moal ditindak mah geus jelas kieu (Masa tidak ditindak kalau sudah jelas begini),” tulis salah satu akun netizen menanggapi video demonstrasi tersebut.
Buruh berharap Dinas Tenaga Kerja segera turun tangan memediasi konflik agar perusahaan segera melunasi hak-hak mereka.***



Tinggalkan Balasan