PURWAKARTA – Teka-teki kepemimpinan definitif DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Purwakarta periode 2026–2031 kini memasuki babak krusial. Meski tim formatur telah menetapkan nama, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, memberikan isyarat bahwa eskalasi politik di internal partai berlambang Ka’bah tersebut masih sangat dinamis dan berpotensi mengalami perubahan.
Uu mengonfirmasi bahwa pihak DPW telah merampungkan tugas administratif dengan menandatangani usulan struktur kepengurusan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) X. Dokumen tersebut kini telah diterbangkan ke meja Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta.
Walaupun formatur telah menyepakati nama Habib Salim Syueb sebagai nakhoda baru PPP Purwakarta, Uu menekankan bahwa keputusan final merupakan hak prerogatif pusat yang tidak bisa diganggu gugat.
“Penetapan selanjutnya ada di DPP. Apakah usulan itu diterima atau DPP memiliki pertimbangan lain, ya kemungkinan masih ada perubahan terkait siapa yang akan memimpin PPP Purwakarta ke depan,” ujar Uu saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Pernyataan mantan Wakil Gubernur Jabar ini dinilai sebagai sinyal diplomasi politik yang cukup kuat. Meski secara organisatoris DPW mendukung hasil Muscab, namun ruang bagi intervensi atau kebijakan khusus dari DPP tetap terbuka lebar sebelum Surat Keputusan (SK) resmi diterbitkan.
“Kami berharap DPP menyetujui apa yang kami usulkan, yaitu menetapkan Habib Salim Syueb,” tambah Uu, mengunci pernyataannya dengan nada penuh harap.
Di sisi lain, Habib Salim Syueb yang merupakan calon tunggal hasil konsensus formatur, mencoba menegaskan legitimasi dukungannya. Ia mengungkapkan bahwa proses Muscab yang digelar pada Rabu (6/5/2026) lalu telah merepresentasikan suara arus bawah secara utuh.
“Kemarin Musyawarah dihadiri oleh 17 PAC se-Kabupaten Purwakarta. Alhamdulillah tertib, dan secara kolektif mereka mengusulkan saya sebagai Ketua DPC,” terang Habib Salim.
Menanggapi ketidakpastian yang berkembang, Habib Salim mendorong agar mesin organisasi tidak digantung terlalu lama. Ia berharap restu dari Jakarta segera turun agar PPP Purwakarta bisa langsung tancap gas menghadapi tantangan politik lima tahun mendatang.
“Ya saya berharap DPP segera mengeluarkan SK dan menetapkan struktur baru untuk PPP Purwakarta,” tegasnya.
Berdasarkan Berita Acara Formatur yang telah dikirim ke pusat, susunan Pimpinan Harian DPC PPP Purwakarta yang diusulkan adalah sebagai berikut:
-
Ketua DPC: Habib Salim Syueb
-
Sekretaris DPC: Aceng Nurul Alam, SE
-
Bendahara DPC: Yanthi Nurhayati, S.Pd
Kini, seluruh kader PPP di Purwakarta tengah menanti apakah DPP akan mengesahkan mandat dari akar rumput tersebut atau justru melakukan langkah politik “kejutan” di detik-detik terakhir penetapan.***



Tinggalkan Balasan