GUGAH — Pemerintah Kabupaten Garut mulai membenahi infrastruktur kawasan Jalan Pasar Baru, Kecamatan Garut Kota, sebagai bagian dari rencana penataan pusat perdagangan perkotaan. Salah satu pekerjaan yang tengah disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut adalah pembangunan drainase sepanjang 100 meter dengan anggaran sekitar Rp1,6 miliar dari APBD 2026.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa anggaran tersebut mencakup pembangunan saluran drainase beserta pemasangan lantai di bagian atasnya. Penanganan dilakukan pada sisi kanan dan kiri jalan untuk mendukung perbaikan sistem saluran air sekaligus penataan kawasan.
“Anggarannya sekitar Rp1,6 miliar dari APBD, itu termasuk dengan pemasangan lantainya,” kata Agus Ismail di Garut, Rabu.
Menurut Agus, penataan kawasan Jalan Pasar Baru melibatkan sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas PUPR serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membenahi kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Drainase Ditargetkan Rampung Desember 2026
Pembangunan drainase menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki fasilitas dasar di kawasan perdagangan. Dengan panjang penanganan mencapai 100 meter pada kedua sisi jalan, pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran aliran air sekaligus mendukung penataan fisik lingkungan.
Agus menyebut pengerjaan drainase ditargetkan selesai pada Desember 2026. Penyelesaian pekerjaan tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan agenda penataan kawasan Pasar Baru yang tengah disiapkan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, pembangunan tidak hanya berorientasi pada fungsi saluran air, tetapi juga memperhatikan tampilan kawasan melalui penataan bagian atas dan lantai drainase. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat teknis sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.
“Diharapkan ini dapat mendukung penataan infrastruktur kawasan perdagangan serta meningkatkan kualitas sistem saluran air,” ujarnya.
Pasar Baru Diarahkan Jadi Kawasan Perdagangan yang Menarik
Penataan Jalan Pasar Baru merupakan bagian dari rencana Pemkab Garut untuk menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat. Sebelumnya, pemerintah daerah telah menyampaikan rencana penataan pedagang jalanan di kawasan tersebut dengan mengambil inspirasi dari kawasan Malioboro di Yogyakarta.
Dalam rencana tersebut, Pemkab Garut juga melibatkan konsultan untuk membantu merumuskan konsep pengembangan kawasan. Penataan tidak hanya ditujukan sebagai ruang bagi pedagang kaki lima, tetapi juga diharapkan mampu membangun daya tarik kawasan perdagangan di pusat perkotaan Garut.
Melalui pembenahan drainase dan penataan fasilitas pendukung lainnya, kawasan Jalan Pasar Baru diharapkan berkembang menjadi ruang ekonomi yang lebih representatif. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas perdagangan.***






Tinggalkan Balasan