GUGAH – Persiapan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Purwakarta dipastikan telah rampung. Rangkaian kegiatan sebelumnya telah dimulai sejak pekan lalu melalui lomba hadroh dan kasidah yang diikuti ratusan santri dari berbagai pondok pesantren dan kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Antusiasme peserta menjadi indikator tingginya semangat masyarakat dalam menyambut momentum Hari Santri.
Ketua Panitia HSN Kabupaten Purwakarta, H. Deden Rohmatur Raudhoh atau yang akrab disapa Jiden, mengatakan seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis untuk agenda utama pada 22 Oktober 2026 telah diselesaikan. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Upacara Hari Santri pada pagi hari, kemudian ditutup dengan Resepsi Puncak HSN pada malam harinya.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan sudah rampung. Rangkaian kegiatan juga sudah dimulai sejak minggu kemarin dengan lomba hadroh dan kasidah. Untuk besok, tinggal pelaksanaan Upacara Hari Santri kemudian dilanjutkan ke acara Resepsi Puncak HSN 2026. Tinggal prung,” ujar Jiden kepada Gugah.co, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, resepsi puncak HSN tahun ini akan semakin semarak dengan penampilan Alma Esbeye. Kehadiran bintang tamu tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi di antara para santri, nahdliyin, tokoh agama, dan masyarakat Kabupaten Purwakarta.
Menurut Jiden, Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan bangsa. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta melestarikan tradisi pesantren di tengah perkembangan zaman.
“Kami mengundang seluruh santri, nahdliyin, dan masyarakat se-Kabupaten Purwakarta untuk bersama-sama mengikuti Upacara Hari Santri dan memeriahkan resepsi puncak pada malam harinya. Kehadiran masyarakat adalah bentuk penghormatan kepada jasa para ulama dan santri yang telah berjuang untuk bangsa ini,” katanya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, khidmat, dan memberikan kesan positif bagi seluruh masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Purwakarta diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dan Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan peringatan Hari Santri yang inklusif, tertib, dan berdampak bagi masyarakat.
Selain dukungan pemerintah dan organisasi keagamaan, sejumlah mitra turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini, di antaranya Kantor Cabang BCA, BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai pihak lainnya yang memberikan dukungan dalam penyelenggaraan acara.
Dengan rangkaian lomba yang telah sukses digelar serta kesiapan penuh untuk upacara dan resepsi puncak, panitia berharap Hari Santri Nasional 2026 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga mampu menggerakkan semangat persatuan, mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat, serta meneguhkan kembali peran strategis santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di Kabupaten Purwakarta.***





Tinggalkan Balasan