Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Bandung, Tiga Polisi Terluka

|

GUGAH – Truk Pengendalian Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung diserang sekelompok orang tak dikenal saat melintas di kawasan Jalan Sulanjana-Cikapayang, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026) malam. Tiga anggota polisi terluka dalam insiden tersebut.

Selain melempari truk dengan batu, pelaku juga menyerang menggunakan petasan, kembang api, hingga bom molotov. Akibatnya, kendaraan Dalmas mengalami kerusakan dan tiga personel mengalami luka di bagian kepala serta tangan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan serangan terjadi secara tiba-tiba ketika kendaraan polisi melintas di lokasi.

Baca Juga:  Herry Minta Seluruh Partai Turunkan Ego, Berpikirlah untuk Ciamis

“Tiba-tiba diserang oleh rombongan dengan melempari batu, kemudian kembang api, petasan, sampai bom molotov,” kata Dedi.

Akibat serangan tersebut, personel yang berada di dalam truk terpaksa keluar untuk menyelamatkan diri. Namun, tiga anggota tetap menjadi korban lemparan benda keras.

“Anggota keluar dari truk, ada tiga orang yang kena di kepalanya dan tangannya. Anggota sudah diobati di rumah sakit dan mendapat penanganan medis,” ujarnya.

Selain menyerang kendaraan polisi, kelompok tersebut juga membakar water barrier di sekitar persimpangan Jalan Sulanjana. Aksi itu sempat memicu kepanikan warga dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Muscab DPC Perempuan Bangsa Garut, Novi Agustina Terpilih Jadi Ketua

Polrestabes Bandung memastikan akan mengusut pelaku penyerangan dengan penyelidikan berbasis pembuktian ilmiah.

“Intinya kasus ini akan kita lidik secara saintifik dan investigasi,” tegas Dedi.

Hingga kini polisi masih mengumpulkan barang bukti dan menelusuri identitas para pelaku.

Sebelum insiden penyerangan terjadi sekitar pukul 21.27 WIB, rangkaian aksi unjuk rasa di Kota Bandung berlangsung relatif kondusif.

Massa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat telah membubarkan diri setelah ditemui perwakilan Komisi I DPRD Jabar. Meski sempat terjadi penutupan jalan dan pembakaran ban di kawasan Asia Afrika dan Braga, situasi masih dapat dikendalikan.

Baca Juga:  Wahid Amar di UNPAS: Politik Bukan Sekadar Perebutan Kekuasaan, Tapi Jalan Pengabdian untuk Rakyat

Polisi menduga kelompok yang menyerang truk Dalmas merupakan massa berbeda yang kemudian memicu kericuhan di kawasan Jalan Sulanjana.

Saat ini kondisi di lokasi telah berangsur normal. Meski demikian, Polrestabes Bandung masih menyiagakan personel, kendaraan taktis Barracuda, mobil pemadam kebakaran, serta ambulans untuk mengantisipasi gangguan susulan.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran