Kemenag Gandeng Universitas AS, Buka Peluang Beasiswa dan Riset Internasional

|

GUGAH – Pemerintah terus memperluas jejaring pendidikan internasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kali ini, Kementerian Agama (Kemenag) RI menjajaki kerja sama strategis dengan Hartford International University for Religion and Peace (HIU), Amerika Serikat, yang mencakup pendidikan, riset, hingga pengembangan kapasitas tenaga pendidik.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, dengan President HIU Dr. Sherry L. Turner, Dean and Vice President of Academic Affairs Dr. Deena Grant, serta Director of MA in International Peacebuilding Phoebe Milliken, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga:  Bupati Sumedang Ajak Mahasiswa Manfaatkan Beasiswa LPDP untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Kolaborasi yang dirancang tidak hanya menyasar mahasiswa pascasarjana, tetapi juga membuka peluang bagi dosen dan guru madrasah untuk memperluas pengalaman akademik di tingkat global.

Program yang dibahas meliputi pendidikan jenjang magister dan doktor, program visiting scholar bagi dosen, beasiswa riset, hingga pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru madrasah.

“Kerja sama internasional ini harus membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, dan guru madrasah Indonesia untuk belajar, melakukan riset, dan mengembangkan kapasitas di tingkat global,” ujar Gugun.

Baca Juga:  Geber Mas Nasional, 21.600 Masjid di Jawa Barat Bergerak Sambut HUT ke-81 RI

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing pendidikan nasional melalui kemitraan dengan institusi pendidikan bereputasi internasional.

Gugun menilai, penguatan jejaring akademik lintas negara juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Ini bagian dari ikhtiar kita menerjemahkan gagasan Presiden Prabowo agar pendidikan Indonesia tidak hanya maju di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi dan membangun jejaring di level internasional,” katanya.

Baca Juga:  Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pengamat Desak Pemerintah Ambil Langkah Berani

Sebagai tindak lanjut, Kemenag dan HIU akan menyusun program kerja sama yang lebih konkret. Fokusnya meliputi penyelenggaraan pendidikan pascasarjana, kolaborasi penelitian, pengembangan kapasitas dosen, serta peningkatan kompetensi guru madrasah.

Melalui kemitraan ini, Kemenag berharap akses sivitas akademika Indonesia terhadap pendidikan dan riset internasional semakin terbuka, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring akademik global.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran