KKN UNINUS Posko 45–46 Luncurkan Empat Program Unggulan

|

GUGAH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Posko 45–46 resmi memaparkan sekaligus memperoleh persetujuan atas program kerja yang akan dilaksanakan di Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Persetujuan tersebut disampaikan dalam kegiatan Lokakarya Awal yang digelar di Aula Desa Pamulihan pada 4 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan KKN yang berlangsung sejak 27 Juli hingga 20 Agustus 2026.

Lokakarya menjadi forum kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat dalam menyusun arah pembangunan berbasis potensi lokal. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Pamulihan Ujang Sulaeman, Dosen Pembimbing Lapangan Miftahul Malik, 19 Ketua RT, 5 Ketua RW, kepala sekolah dari MTs Negeri 6 Sumedang, MTs Persis 40 Sarongge, MA Persis 40 Sarongge, SD IT Al-Fajr Sarongge, Madrasah Ibtidaiyyah Boma, perwakilan pelaku UMKM, PAC Muslimat NU, PAC GP Ansor Pamulihan, Tim Penggerak PKK, serta perwakilan Karang Taruna.

Baca Juga:  ABG: Ayo Bersama Gus Yahya, Melanjutkan Khidmat NU

Ketua KKN UNINUS Posko 45–46, Asep Rifki Maulana Malik, mengatakan bahwa seluruh program kerja yang diusulkan merupakan hasil observasi lapangan serta diskusi bersama masyarakat dan pemerintah desa. Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin KKN tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Seluruh program yang kami rancang lahir dari hasil observasi lapangan dan komunikasi bersama pemerintah desa serta warga, sehingga pelaksanaannya diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Asep.

Empat program unggulan yang diprioritaskan meliputi Rebranding dan Digitalisasi Marketing UMKM, SIGAP DESA (Sistem Informasi Grafis Arah dan Pemukiman), Seminar Literasi dan Pelatihan Jurnalistik, serta Sosialisasi Pengolahan Sampah. Program-program tersebut difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, penataan informasi wilayah desa, peningkatan budaya literasi, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

Baca Juga:  KKN UNINUS Posko 45 dan 46 Hadirkan Energi Baru di Desa Pamulihan

Dosen Pembimbing Lapangan, Miftahul Malik, mengapresiasi kesiapan mahasiswa dalam menyusun program berbasis kebutuhan masyarakat. Ia berharap mahasiswa mampu menjaga komunikasi dan membangun kolaborasi dengan seluruh unsur desa selama proses pengabdian berlangsung.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program yang telah dirancang harus dilaksanakan secara profesional, mengedepankan etika, serta membangun sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pamulihan Ujang Sulaeman, menyatakan bahwa pemerintah desa menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNINUS beserta program-program yang dipaparkan dalam lokakarya. Menurutnya, seluruh program memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pembangunan desa dan layak untuk direalisasikan.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNINUS di Desa Pamulihan. Program-program yang dipaparkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan UMKM, penataan informasi wilayah, peningkatan literasi hingga edukasi lingkungan. Atas nama Pemerintah Desa, kami menyatakan menyetujui seluruh program kerja yang diajukan dan siap memberikan dukungan agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ungkap Ujang Sulaeman.

Baca Juga:  Kebakaran Ponpes Nurul Huda, Ansor Padakembang Bergerak Pulihkan Kebutuhan Santri

Melalui lokakarya tersebut, Pemerintah Desa bersama seluruh unsur masyarakat juga memberikan sejumlah masukan terhadap teknis pelaksanaan program sehingga setiap kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kesepakatan yang terbangun dalam forum ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang partisipatif, inovatif, serta berkelanjutan.

Dengan disepakatinya seluruh program kerja, mahasiswa KKN UNINUS Posko 45–46 optimistis dapat memberikan kontribusi nyata selama masa pengabdian di Desa Pamulihan. Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, KKN diharapkan mampu meninggalkan manfaat yang terus dirasakan bahkan setelah kegiatan berakhir pada 20 Agustus 2026.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran