Perry Warjiyo Mundur, Rupiah Melehoy

|

GUGAH – Nilai tukar rupiah memulai perdagangan awal pekan dengan tekanan yang cukup besar. Di tengah kabar mundurnya Perry Warjiyo dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski indeks dolar global justru bergerak turun.

Berdasarkan data perdagangan pada Senin (27/7/2026), rupiah dibuka di level Rp17.960 per dolar AS, atau melemah sekitar 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Tren ini melanjutkan pelemahan pada akhir pekan lalu ketika rupiah ditutup di posisi Rp17.935 per dolar AS.

Menariknya, pelemahan rupiah terjadi saat Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami koreksi. Pada pukul 09.00 WIB, indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia itu turun sekitar 0,3 persen ke level 101,164.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah tidak sepenuhnya dipengaruhi faktor eksternal, tetapi juga dipicu oleh sentimen domestik yang muncul setelah perubahan mendadak di pucuk pimpinan bank sentral.

Baca Juga:  Zulhas Sebut 16 Agustus Mendatang 30 Ribu Koperasi merah Putih Ditargetkan Siap beroperasi

Salah satu sentimen yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada Sabtu (25/7/2026). Surat pengunduran dirinya telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam keterangan resminya, Bank Indonesia menyatakan pengunduran diri tersebut dilakukan atas keinginan pribadi.

“Pengunduran diri Saudara Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia secara sukarela karena alasan pribadi,” dikutip dari keterangan resmi BI, Senin (27/7/2026).

Pengunduran diri Perry terjadi hanya beberapa hari setelah memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Juli yang memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, Dewan Gubernur kemudian menggelar rapat pada Minggu (26/7/2026) dan menunjuk Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga gubernur definitif ditetapkan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Mandek di Level Rp2,83 Juta Per Gram Hari Ini

Perry sendiri mengakhiri masa kepemimpinannya setelah memimpin Bank Indonesia sejak 2018 dan menjalani periode kedua yang dimulai pada 2023.

Dalam konferensi pers, Destry memastikan transisi kepemimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas bank sentral maupun arah kebijakan moneter.

“Bank Indonesia akan selalu memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” papar Destry.

Pasar Masih Menunggu Sikap The Fed

Selain perkembangan di dalam negeri, perhatian investor juga tertuju pada agenda bank-bank sentral dunia, terutama Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan menggelar rapat kebijakan moneter pekan ini.

Baca Juga:  Chandra Aditya Nurriefan Resmi Dinobatkan jadi Duta Prestasi Bidang Public Speaking 2026

Secara global, sentimen pasar sebenarnya cenderung membaik. Pelemahan indeks dolar AS dipicu optimisme investor setelah meredanya ketegangan geopolitik menyusul penghentian sementara serangan udara Amerika Serikat terhadap Iran selama akhir pekan. Kondisi tersebut turut mendorong penurunan harga minyak dunia.

Namun, pelaku pasar masih mengantisipasi kemungkinan perubahan arah kebijakan suku bunga The Fed. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan yang berakhir pada Rabu (29/7/2026) diperkirakan mencapai 36,3 persen.

Kombinasi ketidakpastian global dan pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia membuat pelaku pasar memilih bersikap hati-hati. Dalam jangka pendek, stabilitas rupiah diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi respons pasar terhadap transisi kepemimpinan BI serta keputusan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.

Sumber: Berbagai Sumber

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran