Muslimat NU Ciketingudik Santuni 85 Anak Yatim Dalam Pengajian Rutin Bulanan

|

GUGAH – Pengurus Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, menggelar pengajian rutin bulanan yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 85 anak yatim, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pengajian yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri jajaran Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Ciketingudik. Tausiyah disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Ciketingudik, Ustadz Warto S. Abdurrahman, yang mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.

Ketua Pengurus Ranting Muslimat NU Kelurahan Ciketingudik, Ustadzah Hj. Oom Komalasari, mengatakan pengajian tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Selain itu, Muslimat NU Ciketingudik juga memiliki kegiatan tahunan yang dipadukan dengan penyaluran santunan kepada anak yatim.

Baca Juga:  JATMAN Purwakarta Gelar Talqin dan Penguatan Jam’iyah di Kecamatan Bojong

“Selain itu kami juga melaksanakan pengajian rutin tiap tahun yang biasanya kami rangkai dengan pemberian santunan untuk anak-anak yatim, seperti yang kami laksanakan hari ini,” ungkap Ustadzah Oom.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 85 anak yatim yang menjadi binaan Muslimat NU Ciketingudik dan secara rutin menerima santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan dan kehidupan mereka.

“Ada 85 anak yatim yang menjadi binaan kami di Muslimat NU Ciketingudik yang rutin menerima santunan. Kami berharap santunan yang kami berikan bisa mengurangi beban hidup para anak yatim dalam menempuh cita-cita masa depan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Bekasi Dorong Warga Bantargebang Terlibat dalam Pembangunan PSEL

Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Ciketingudik, Encih Suarsih, mengapresiasi pelaksanaan pengajian rutin tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dibarengi dengan aksi sosial mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

“Makanya kami sambut antusias adanya pengajian rutin gabungan ini dengan menghadirkan segenap pengurus dan kader PKK untuk menyemarakkan acara ini,” katanya.

Encih berharap kepedulian terhadap anak yatim dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong.

Baca Juga:  Sayembara Tangkap Begal Dipuji, Tapi DPRD Jabar Ingatkan Hal Ini

“Saya rasa dengan kebersamaan dan semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat, Ciketingudik akan semakin maju dan berkembang, tak ada lagi permasalahan sosial yang bisa menghambat laju pembangunan di wilayah Ciketingudik yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Muslimat NU Ciketingudik berharap tradisi pengajian rutin dan santunan anak yatim dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara organisasi keagamaan dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang religius, peduli, dan harmonis. ***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran