Muhsin Junaedi Soroti Ancaman Kekeringan di Purwakarta, Pertanyakan Kesiapan Pemkab Jaga Pasokan Air dan Ketahanan Pangan

|

GUGAH – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Purwakarta menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, Muhsin Junaedi. Ia mengingatkan potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari krisis air bersih hingga terganggunya ketahanan pangan akibat gagal panen.

Menurut Muhsin, dampak musim kemarau tidak hanya dirasakan masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih, tetapi juga para petani yang menggantungkan kebutuhan air untuk mengairi lahan pertanian. Apabila kondisi tersebut tidak diantisipasi sejak dini, produksi pertanian dikhawatirkan menurun dan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan di daerah.

Baca Juga:  Dandim Purwakarta Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

Karena itu, Muhsin mempertanyakan sejauh mana kesiapan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menghadapi potensi dampak kekeringan yang mulai mengancam sejumlah wilayah.

Ia meminta pemerintah daerah memiliki langkah mitigasi yang jelas, terutama terkait penyediaan pasokan air bersih bagi masyarakat yang terdampak. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan strategi menjaga ketahanan pangan tetap berjalan apabila musim kemarau menyebabkan gagal panen.

Baca Juga:  Bandung Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Selama Tiga Bulan

“Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana kesiapan pemerintah dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat serta langkah-langkah untuk menjaga ketahanan pangan jika produksi pertanian terganggu akibat kekeringan,” kata Muhsin, Rabu (22/7/2026).

Muhsin juga mendorong Pemerintah Kabupaten Purwakarta memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, termasuk BPBD, Dinas Pangan dan Pertanian, serta instansi terkait lainnya, dinilai penting untuk meminimalkan dampak musim kemarau.

Baca Juga:  Hardiknas 2026, Khofifah Indar Parawansa: Jatim Cerdas, Pemerataan Akses Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Selain distribusi air bersih, ia juga mempertanyakan kesiapan cadangan pangan yang dimiliki pemerintah daerah sebagai langkah antisipasi apabila produksi hasil pertanian menurun akibat kekeringan.

Menurutnya, upaya mitigasi harus dilakukan sejak awal agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan dasar dan sektor pertanian tetap mampu menopang ketahanan pangan Kabupaten Purwakarta selama musim kemarau berlangsung.

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran