Kota Bandung Rawan Kriminalitas Jalanan, GP Ansor Desak Aparat dan Pemkot Bertindak Nyata

|

GUGAH – Maraknya aksi kriminalitas jalanan seperti begal, geng motor, hingga pencurian dengan kekerasan (curas) dan jambret di Kota Bandung memicu keprihatinan berbagai kalangan. Aksi kejahatan tersebut dinilai semakin meresahkan karena terjadi tanpa mengenal waktu, bahkan menyasar warga yang beraktivitas pada pagi, malam, hingga dini hari.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua PC GP Ansor Kota Bandung, Irwan Khadapi, mendesak kepolisian bersama Pemerintah Kota Bandung segera mengambil langkah konkret dan strategis untuk menekan angka kriminalitas. Menurutnya, penguatan pengamanan serta penegakan hukum yang tegas menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin rasa aman masyarakat sekaligus menjaga citra Kota Bandung sebagai tujuan wisata.

Baca Juga:  Menbud Dorong Penguatan Museum dan Ruang Seni Berbasis Inisiatif Masyarakat

“Kami mendesak dan berharap agar pihak kepolisian serta Pemkot Bandung segera melakukan tindakan nyata dan konsisten di lapangan. Langkah preventif dan penindakan harus diperkuat agar Kota Bandung kembali menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua orang,” tegas Irwan, Sabtu (18/7/2026).

Selain meminta aparat melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan kota, Irwan juga menginstruksikan seluruh kader GP Ansor dan Banser se-Kota Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia turut mengimbau masyarakat agar menerapkan langkah-langkah antisipatif guna meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan jalanan.

Baca Juga:  271 PPPK Paruh Waktu Ultimatum Wali Kota Sorong, Ancam Duduki Kantor dan Gugat Formasi PNS 2021

“Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi juga karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh sahabat Ansor, Banser, dan warga Bandung untuk menerapkan pola keselamatan mandiri yang mutlak dilakukan belakangan ini,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Irwan mengingatkan masyarakat agar menghindari jalur yang sepi dan minim penerangan, terutama saat bepergian pada malam hingga dini hari.

“Sebisa mungkin hindari jalur yang sepi dan minim penerangan. Jika terpaksa harus pulang larut malam atau bepergian saat subuh maupun dini hari, pilihlah rute yang lebih ramai atau jalan utama. Kurangi kebiasaan berhenti atau menepi di lokasi yang sepi dan gelap,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Sosialisasikan Perda Grand Design Pembangunan, Sebut IKN Tak Berorientasi Kependudukan

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar saat berkendara agar potensi ancaman dapat dideteksi lebih dini.

PC GP Ansor Kota Bandung berharap terbangunnya sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan Pemerintah Kota Bandung dapat mempercepat pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bandung.

“Mari bersama-sama kita jaga Kota Bandung tercinta ini agar kembali menjadi kota yang aman dan nyaman untuk ditinggali maupun dikunjungi,” pungkas Irwan.***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran