GUGAH – Ada pemandangan menarik yang mewarnai kunjungan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, saat meninjau kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Senin (13/7/2026).
Di sela kegiatan, Dudung tampak menunjukkan sikap hormat dan penuh takzim kepada Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, KH Abun Bunyamin. Momen hangat tersebut menjadi perhatian para tamu yang hadir dan dinilai mencerminkan eratnya hubungan antara ulama dan umara.
Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Hj. Ifa Faizah Rohmah, menilai sikap Dudung merupakan cerminan seorang pemimpin yang tetap menjunjung tinggi penghormatan kepada para ulama.
“Pak Jenderal Dudung merupakan sosok pemimpin yang selalu menghormati ulama, mengayomi umat, serta menunjukkan keteladanan dalam menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah dan tokoh agama,” ujar perempuan yang akrab disapa Teh Ifa itu.
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Barat itu juga menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara menjadi modal penting dalam membangun bangsa.
“Hubungan yang baik antara ulama dan umara harus terus dipelihara. Ketika keduanya berjalan beriringan, insyaallah akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan memperkuat persatuan bangsa,” katanya.
Menurutnya, di balik ketegasan Dudung sebagai mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, tersimpan pribadi yang dekat dengan kalangan ulama.
“Di balik ketegasannya sebagai seorang jenderal, beliau dikenal memiliki kedekatan dengan para ulama. Sikap hormat yang beliau tunjukkan menjadi teladan bahwa pemimpin yang kuat tetap menjunjung tinggi adab kepada para kiai,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan meninjau langsung kesiapan KDKMP Jatiluhur yang bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta layanan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebelum koperasi beroperasi secara penuh.
Dudung mengapresiasi kesiapan fisik bangunan dan fasilitas koperasi yang dinilai sudah sangat baik. Namun, ia meminta agar berbagai perlengkapan penunjang operasional segera dilengkapi.
“Secara fisik ini sudah baik, sarana dan prasarana lainnya sudah ada. Klinik dan motor roda tiga (cator) sudah ada, namun perlengkapan penunjang operasional belum sepenuhnya tersedia. Dan mudah-mudahan ke depan Agrinas segera melengkapi dan menyiapkan barang-barang termasuk Alkes (alat kesehatan) yang ada di Poliklinik,” tegas Dudung.
Ia berharap keberadaan KDKMP Jatiluhur mampu memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok sehingga masyarakat dapat memperoleh barang dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.
“Harapan saya di sini mudah-mudahan KDKMP ini bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya dan dirasakan betul-betulnya dengan harga yang murah, harga yang terjangkau oleh masyarakat, dan yang lebih penting lagi, koperasi ini betul-betul bisa memberikan manfaat bagi seluruh warga yang ada di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KDKMP Jatiluhur, Eki, berharap koperasi tersebut segera dapat beroperasi karena telah lama dinantikan masyarakat.
“Harapannya kami ingin segera dipastikan untuk kapan kita mulai beroperasi. Yang pertama karena itu sudah ditunggu-tunggu sekali oleh warga masyarakat di Desa Jatiluhur. Pesan-pesannya, semoga koperasi yang dibentuk oleh pemerintah bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di desa kami,” ungkap Eki.
KDKMP Desa Jatiluhur dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dan telah rampung 100 persen. Berada di kawasan wisata nasional Waduk Jatiluhur, koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi produk lokal, pemasaran UMKM, serta penguatan rantai pasok pangan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Kapolsek Purwakarta Kompol Abdul Qodir, jajaran perangkat desa, pengurus KDKMP, serta sejumlah pejabat Kantor Staf Kepresidenan.***



Tinggalkan Balasan