Sensus Data Keluarga Hingga Rumah Kosong di Rumpin Bogor Temukan Warga Tak Mau Jujur Soal Pendapatan

|

GUGAH – Petugas sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, kesulitan terima data akurat, disinyalir adanya warga tidak mau jujur soal pendapatannya.

Hal itu diutarakan Jamaludin selaku petugas lapangan sensus ekonomi di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin. Ia mengatakan, sensus ekonomi adalah kegiatan rutin per 10 tahun.

“Pendataan program sensus ekonomi, terahir dilaksanakan pada tahun 2016 lalu dan sekarang telah dimulai kembali di tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Jagabaya Parungpanjang Blokade Jalan Provinsi, Ini Penyebabnya

Ia menuturkan, sensus tahun ini merupakan dari peninjauan kembali guna melihat perkembangan di masyarakat dalam jangka 10 tahun.

Menurutnya, sebuah rumah kosong atau isi untuk juga dilakukan pendataan untuk mengetahui perkembangan ekonomi di masyarakat.

“Pendataan keluarga beserta rumah serta semua tempat usaha baik yang di warung atau usaha rumahan hingga rumah kosong disensus,” kata Jamal.

Baca Juga:  DPR Tak Mau Kecolongan Lagi, Revisi UU Pemilu Akan Libatkan Publik dan Antisipasi Gugatan MK

“Pendataan juga dilakukan terhadap warga yang tinggal di kontrakan,” tambahnya.

Lanjut Jamal mengungkapkan, setiap warga yang tinggal di suatu tempat atau wilayah RT, dari setiap keluarga adanya pengeluaran dan juga adanya pendapatan pemasukan.

“Jadi yang kita hadapi pada saat pendataan ada warga yang tak mau jujur soal pendapatan dan ada juga yang sulit di temui karna ada yang kerja di luar wilayah desa,” ucapnya.

Baca Juga:  KNPI Garut Soroti Rencana Regulasi Obat Keras: Setuju, Tapi Harus Disertai Implementasi Nyata

Jamal menuturkan, target pendataan ini harus rampung pada akhir agustus 2026 mendatang. Ia berjanji bakal berupaya semaksimal untuk penyelesaian data sensus ekonomi di tahun ini.

“Metode sensus ini berbasis online, pendataan yang kita sudah lakukan akan dimasukan dengan sistem online. Pendataan sensus dari mulai kontrak kerja pada 15 juni dan berakhir pada akhir Agustus,” pungkasnya.*

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran