Sasar Tren Ekonomi Kolaboratif, Hagia Cleaners Luncurkan Ecosystem Vision 2023

|

GUGAH – Tren ekonomi kolaboratif kini tengah mendisrupsi berbagai sektor industri melalui sinergi kuat antara teknologi, komunitas, dan pelaku usaha. Momentum transformasi ini dinilai perlu segera diadopsi oleh industri jasa kebersihan (cleaning) di tanah air agar mampu bersaing di era digital.

Kini, Hagia Cleaners resmi memperkenalkan komitmen strategisnya yang bertajuk Hagia Ecosystem Vision 2030. Melalui inisiatif ini, Hagia berupaya membangun sebuah ekosistem inklusif yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelanggan, tenaga profesional, komunitas, lembaga pendidikan, organisasi sosial, hingga dunia usaha.

Baca Juga:  Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Andra Soni Disambut Antusias Warga Kreo Tangerang

Founder & CEO Hagia Cleaners, Hendy Windardy, mengungkapkan bahwa kompleksitas tantangan yang dihadapi industri saat ini sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara parsial atau oleh satu perusahaan saja.

“Kami percaya bahwa masa depan industri cleaning akan dibangun di atas fondasi kolaborasi. Ketika berbagai pihak bergerak bersama dengan tujuan yang sama yaitu meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan dampak yang lebih luas maka seluruh ekosistem akan ikut bertumbuh secara berkelanjutan,” ujar Hendy saat diwawancarai, Kamis, 2 Juli 2026.

Baca Juga:  Ditutup Sementara, Theatre Night Mart Karawang Masih Berpeluang Beroperasi Kembali

Menutut Hendy yang juga Ketua Tangan Di Atas (TDA) Tangerang Raya, pandangan ini tidak lepas dari pengalamannya yang matang di dunia sosiopreneurship dan organisasi. Ia menyebut, telah lama aktif membangun jejaring antarpelaku usaha. Dari sanalah ia melihat langsung bagaimana kolaborasi mampu memicu akselerasi pertumbuhan bisnis sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga:  Panen Jagung di Teluknaga, Polsek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Hendy menambahkan, filosofi tersebut kini diintegrasikan secara penuh ke dalam arah pengembangan bisnis Hagia Cleaners.

“Alih-alih sekadar menjadi penyedia jasa, perusahaan ini memosisikan diri sebagai ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan nilai tambah dan manfaat bersama (shared value), baik bagi konsumen, mitra kerja, maupun komunitas terkait,” pungkasnya.

Melalui Ecosystem Vision 2030, Hagia Cleaners optimistis dapat mendongkrak standar profesionalisme pekerja kebersihan di Indonesia, sekaligus memicu lahirnya inovasi-inovasi baru yang berdampak positif bagi perekonomian nasional.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran