GUGAH – SMAN 1 Baleendah kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Hal ini terlihat dalam Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P7), di mana pihak sekolah mengundang Forum Pelajar Lingkungan Kabupaten Bandung untuk berbagi wawasan mengenai gaya hidup berkelanjutan, Rabu (1/7).
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber utama Alyaa Zulfa, pemenang Duta Lingkungan Kabupaten Bandung, didampingi Syabila yang juga merupakan perwakilan Duta Lingkungan Kabupaten Bandung.
Keduanya memandu diskusi interaktif bertajuk “Gaya Hidup Berkelanjutan: Lingkungan Bersih di Sekolah Kita dan Good Food, Good Mood.”
Diskusi ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menggali lebih dalam mengenai pentingnya kesadaran lingkungan yang dimulai dari lingkup sekolah. Alyaa dan Syabila menekankan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti pengelolaan limbah yang bijak serta pilihan konsumsi pangan yang ramah lingkungan.
Inovasi Siswa yang Menginspirasi
Gelar karya ini menampilkan berbagai inovasi kreatif hasil karya siswa-siswi SMAN 1 Baleendah, di antaranya:
- Pameran Kuliner Nusantara, yang menampilkan kekayaan kuliner dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain lezat, setiap hidangan disajikan dengan konsep sadar lingkungan, mulai dari penggunaan bahan lokal, meminimalkan limbah makanan (food waste), hingga penggunaan kemasan ramah lingkungan.
- Eco-Upcycling, yaitu mengubah barang bekas menjadi produk bernilai guna dengan estetika tinggi.
- Sistem Komposter, sebagai implementasi teknologi tepat guna untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk.
- Inovasi Produk Ramah Lingkungan, berupa berbagai prototipe dan produk hasil karya siswa yang berfokus pada keberlanjutan, seperti pemanfaatan limbah menjadi energi alternatif, barang guna ulang berbahan alami, hingga kampanye sekolah minim sampah yang dilakukan secara konsisten.
Apresiasi terhadap Literasi Lingkungan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Baleendah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter siswa.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan. Melalui pemahaman praktis tentang daur ulang dan upaya memberikan nilai tambah pada sampah, kami berharap siswa tidak hanya belajar teori, tetapi mampu menerapkannya sebagai gaya hidup sehari-hari,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Baleendah.
Forum Pelajar Lingkungan Kabupaten Bandung menyambut positif antusiasme yang ditunjukkan seluruh civitas akademika SMAN 1 Baleendah. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi pemantik bagi para siswa untuk terus konsisten menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar inovasi-inovasi yang lahir dalam Gelar Karya P7 tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.***



Tinggalkan Balasan