GUGAH – Menanggapi sorotan publik dan pemberitaan terkait pengelolaan dana hibah pembinaan sebesar Rp800 juta untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV, pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purwakarta akhirnya memberikan keterangan resmi.
Pengurus KONI menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam setiap tahapan penyaluran anggaran untuk mendukung para atlet.
Dalam keterangannya, Ketua KONI Purwakarta, Aris TB Limbong menyatakan bahwa penyaluran dana hibah telah dilakukan sesuai dengan perencanaan anggaran yang matang.
Ia menegaskan bahwa distribusi dana tidak didasarkan pada keputusan subjektif, melainkan melalui proses verifikasi ketat yang mempertimbangkan skala prioritas, jumlah atlet, serta kebutuhan teknis program pembinaan dari masing-masing cabang olahraga (Cabor).
Terkait keluhan mengenai variasi nominal dana yang diterima setiap Cabor, KONI Purwakarta menjelaskan bahwa perbedaan tersebut merupakan konsekuensi logis dari perbedaan kebutuhan riil di lapangan.
“Alokasi anggaran disesuaikan dengan kebutuhan nyata, termasuk jumlah atlet yang berhasil lolos ke Porprov serta intensitas program latihan yang dijalankan. Kami menjamin setiap rupiah yang disalurkan memiliki pertanggungjawaban administratif yang lengkap dan siap diaudit sesuai dengan ketentuan penggunaan dana hibah pemerintah,” kata Aris, Jumat (26/6/2026).
Ia juga menepis isu adanya pemotongan dana sebesar Rp50 ribu per atlet yang sempat mencuat di tengah masyarakat. Aris juga menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan praktik pemotongan apa pun dan menjamin dana yang cair langsung diberikan sesuai dengan nominal yang telah ditetapkan dalam mekanisme resmi.
KONI mengajak seluruh pihak untuk tetap objektif dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi. Jika ada pihak yang merasa memiliki bukti konkret terkait dugaan pelanggaran, KONI mengundang untuk melaporkan langsung agar dapat segera ditindaklanjuti melalui investigasi internal.
Saat ini, fokus utama KONI Purwakarta adalah memastikan seluruh atlet dan tim pelatih memiliki dukungan optimal menjelang pelaksanaan Porprov Jabar XV pada November 2026 mendatang. KONI telah menjadwalkan pertemuan rutin dengan para pengurus Cabor guna memastikan komunikasi tetap terjaga dan hambatan dalam masa persiapan dapat teratasi dengan cepat.
“Kami sangat menghargai masukan dari seluruh insan olahraga. Fokus kami saat ini adalah menyatukan semangat untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi atlet Purwakarta di tingkat provinsi. Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi agar seluruh elemen olahraga dapat bekerja tenang dan fokus pada raihan medali,” kata Aris.
Dengan adanya klarifikasi ini, KONI Purwakarta berharap masyarakat dan insan olahraga tidak lagi terjebak dalam spekulasi, serta dapat bersinergi demi keberhasilan kontingen Purwakarta di ajang Porprov Jabar XV mendatang.*



Tinggalkan Balasan