KNPI Tangsel Kritik Kinerja Dispora: Tak Dukung Organisasi Kepemudaan, Minta Inspektorat Audit Retribusi Fasilitas Olahraga

|

GUGAH – DPD KNPI Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2028 meminta Inspektorat Kota Tangerang Selatan melakukan audit terhadap pengelolaan retribusi fasilitas olahraga dan rekreasi yang berada di bawah kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2028, Sopian Hadi Permana, S.Sos., M.A.P., yang menilai pengelolaan retribusi dari sejumlah aset olahraga milik pemerintah daerah perlu dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menurut Sopian, fasilitas seperti stadion, gelanggang olahraga (GOR), lapangan olahraga, hingga gedung serbaguna memiliki potensi besar dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, seluruh tata kelola retribusi harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Baca Juga:  Pemuda Hari Ini adalah Pemimpin yang akan Datang

“Kami meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengelolaan retribusi fasilitas olahraga dan rekreasi yang berada di bawah Dispora. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan seluruh potensi PAD tercatat dan dikelola secara transparan,” ujar Sopian, kepada awak media, belum lama ini.

Selain persoalan retribusi, KNPI juga menyoroti minimnya dukungan Dispora terhadap organisasi kepemudaan di Kota Tangerang Selatan. Sejak Rapimpurda, Musda hingga pelantikan kepengurusan KNPI Kota Tangerang Selatan periode 2025–2028, pihaknya mengaku tidak merasakan adanya dukungan maupun sinergi program dari Dispora.

Baca Juga:  Hendak Jual Ganja Rp100 Ribu, Pemuda Ditangkap Saat Razia di Kota Tangerang

“Kami mempertanyakan keberpihakan Dispora terhadap organisasi kepemudaan. KNPI merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pemuda, tetapi hingga saat ini belum ada program yang disinergikan dengan KNPI,” katanya.

KNPI juga menyoroti berbagai program kepemudaan yang selama ini dijalankan Dispora. Menurutnya, banyak kegiatan yang hanya menempatkan pemuda sebagai peserta kegiatan atau tamu undangan, bukan sebagai mitra dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program.

Baca Juga:  Borong 7 Penghargaan, Polres Metro Tangerang Kota Ukir Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80 Polda Metro Jaya

“Pemuda seharusnya menjadi bagian dari pengambilan keputusan dalam program kepemudaan. Jangan sampai hanya menjadi objek kegiatan yang hadir saat acara berlangsung,” tegasnya.

KNPI berharap adanya audit dan evaluasi menyeluruh dapat menjadi momentum perbaikan tata kelola Dispora sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset dan program kepemudaan di Kota Tangerang Selatan.*

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran