Lautan Bobotoh Padati Asia Afrika, Sambut Pawai Juara Persib Bandung

BANDUNG – Ribuan massa Bobotoh memadati kawasan ikonik Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, sejak Minggu pagi, 24 Mei 2026.

Masyarakat dari berbagai daerah terpantau sudah berdatangan ke pusat kota untuk berkumpul sejak pukul 06.00 WIB.

Lautan manusia berkerumun di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) hingga area depan Gedung Merdeka.

Mereka rela menunggu berjam-jam demi menyambut konvoi kemenangan Persib Bandung yang sukses menyabet gelar juara Super League 2025/2026.

Kepadatan massa yang luar biasa terjadi di sepanjang jalur utama Jalan Asia Afrika hingga melumpuhkan arus kendaraan.

Laju kendaraan roda dua, roda empat, hingga bus sempat terhenti total akibat membludaknya warga di jalanan.

Baca Juga:  Pastikan Sawah Tak Kering, Pemkab Tasikmalaya Lipat Gandakan Proyek Irigasi hingga 20 Kali Lipat

Warga dari berbagai kalangan usia tampak kompak mengenakan atribut biru khas klub kebanggaan Maung Bandung.

Suporter berdiri memenuhi trotoar hingga duduk di pembatas jalan demi mendapatkan posisi terbaik untuk menonton.

Kawasan JPO Asia Afrika menjadi pusat perhatian utama dalam perayaan pesta juara kali ini.

Pemerintah Kota Bandung bersama Dinas Perhubungan telah melakukan penataan khusus di sekitar area fasilitas publik tersebut.

Petugas menyiapkan bagian balkon JPO sebagai panggung utama bagi para pemain dan seluruh ofisial tim Persib.

Tempat strategis ini disediakan khusus agar skuad Maung Bandung bisa mengangkat trofi juara tepat di hadapan ribuan Bobotoh.

Baca Juga:  Sumedang ‘Pesta’ Produk Lokal: 92 Persen Anggaran Pengadaan 2026 Mengalir ke Industri Dalam Negeri

Iring-iringan konvoi akbar resmi memulai perjalanan dari Gedung Sate pada pukul 08.00 WIB pagi.

Rombongan kendaraan yang membawa para pemain andalan Persib melintasi sejumlah ruas jalan protokol Kota Bandung.

Kawasan Asia Afrika sengaja dipilih dan disiapkan menjadi titik puncak dari seluruh rangkaian perayaan juara.

Sajian momentum bersejarah ini sekaligus menegaskan dominasi Persib Bandung di panggung kompetisi sepak bola nasional.

Kemeriahan pesta juara ini turut dimanfaatkan oleh ratusan pedagang kaki lima dadakan untuk menjajakan atribut dan makanan.

Baca Juga:  Ansor Kota Bandung Ketuk Pintu Keuskupan: Den Ama Bawa Pesan Damai Kenaikan Yesus Kristus

Salah seorang warga asal Majalaya, Arini (39), mengaku sengaja datang memboyong keluarganya demi merasakan atmosfer juara.

Ia mengaku sempat terkejut karena kondisi riil di lapangan ternyata jauh lebih padat dari perkiraannya.

Arini terpaksa duduk di pinggir jalan bersama kedua anaknya karena tidak mendapatkan ruang yang leluasa.

“Kapaan lagi ikut pawai begini,” ujar Arini singkat di sela-sela keramaian, di jalan Asia Afrika kota Bandung, 23 Me8 2026.

“Ya ini saya duduk di pinggir biasa yang suka ada hantu-hantu, saya pikir nggak sepadat ini. Dikira bisa agak leluasa bawa anak gitu,” katanya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran