CIAMIS – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS semakin ambruk pada posisi Rp17.666 perdolar. Posisi ini sangat berpengaruh pada harga pokok prokusi (HPP) ayam broiler dan ayam pejantan. Tentu juga memepengaruhi harga di pasaran.
Ketua Perhimpunan Peternak Ayam Priangan (PPAP) Ciamis H. Komar Hernawan mengatakan dari satu poin belanja saja yakni pakan, sebelumnya masih di Rp8300/kg, sekarang sudah naik menjadi Rp8600/kg. Belum lagi biaya distribusi seperti ke Jakarta dan Jawa Tengah.
Ciamis kata Komar daerah centra unggas, Ayam broiler populasinya sangat banyak dan menjadi penopang kebutuhan nasional. Termasuk ayam pejantan.
“Namun, sampai saat ini kendati ada kenaikan masih terbilang relatif aman. Gak tahu kalau sesudah Idul Adha,” kata Komar, Kamis (21/5/2026).
Harga broiler saat ini di kandang Rp21000/kg sebelumnya Rp18000. Sedangkan harga pejantan Rp34.000/kg di kandang, sebelumnya Rp30.000.
Kendati masih bergerak dengan selisih tipis dan relatif masih aman, namun jika terlalu lama nilai tukar rupiah lemah, dampaknya menurut Komar akan sangat terasa, dan menganggu stabilitas harga ayam baik broiler maupun pejantan.***



Tinggalkan Balasan