Dedi Mulyadi Ajak Warga Mampu Belanja di Warung Tetangga untuk Tekan Kemiskinan

|

GUGAH – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat kelas menengah ke atas untuk mengubah pola belanja dengan lebih memprioritaskan warung tetangga, pedagang keliling, dan pelaku usaha kecil di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Barat.

Ajakan itu disampaikan Dedi Mulyadi setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Targetkan Sampah Bandung Raya Tuntas dalam Tiga Hari

“Kalau warga menengah ke atas berbelanja di lingkungan masyarakat sekitar, seperti di warung dan pedagang keliling, maka perputaran ekonomi akan lebih merata dan tingkat kemiskinan bisa terus berkurang,” ujar Dedi dalam keterangannya di Bandung, Senin (8/6/2026).

Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari sinergi berbagai program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting yang dijalankan hingga tingkat desa. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari efektivitas intervensi yang langsung menyentuh masyarakat di akar rumput.

Baca Juga:  Berlomba Wujudkan Kemandirian Ekonomi, GP ANSOR Cianjur Kembangkan Program AGRO

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama para kepala daerah, pemerintah desa dan kelurahan, pengurus RT dan RW, serta kader posyandu yang selama ini aktif mendampingi masyarakat.

Meski demikian, KDM mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri. Ia menilai upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting masih memerlukan perhatian serta gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.

“Kita jangan terlena dengan penghargaan. Yang terpenting adalah terus menjaga kepedulian sosial dan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup,” katanya.

Baca Juga:  Orang Dekat KDM Diperiksa Kejari Selama 11 Jam, Ada Apa Sebenarnya?

Dedi juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar. Menurutnya, jika menemukan anak-anak yang mengalami kekurangan gizi, masyarakat dapat memberikan bantuan makanan bergizi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama.

“Kalau melihat ada anak yang kekurangan gizi, segera bantu dengan memberikan makanan bergizi. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran