Banjir di Kendari, 657 Rumah Terendam

|

KENDARI – Banjir besar menerjang Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu (9/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026) akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan Kali Wanggu.

Data terbaru dari BPBD Kota Kendari mencatat sebanyak 2.985 jiwa dan 657 unit rumah di 16 kelurahan terdampak bencana ini.

Luapan air tidak hanya merendam pemukiman warga di tujuh kecamatan, tetapi juga menggenangi sedikitnya 50 hektar lahan persawahan.

Baca Juga:  Kapolres Sukabumi Pimpin Sertijab Pejabat Utama, AKBP Samian Tuntut Personel Jaga Integritas

Kepala Pelaksana BPBD Kendari, Cornelius Padang, mengungkapkan bahwa kerusakan pintu air menjadi salah satu faktor tidak terkendalinya aliran sungai saat hujan deras.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan menyalurkan bantuan logistik ke titik pengungsian.

Selain kerugian material, banjir kali ini memakan korban jiwa; seorang bocah berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di wilayah Kendari Barat.

Baca Juga:  Duel Persija vs Persib: Polrestabes Bandung Siagakan 2.000 Personel, Larang Keras 'Sweeping' Pelat B

Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dengan menerjunkan 33 personel penyelamat.

Tim gabungan menggunakan perahu karet dan perlengkapan medis untuk mengevakuasi warga di lokasi-lokasi kritis seperti Kelurahan Lepo-Lepo, Kambu, dan Anduonohu.

Hingga Senin (11/5/2026), petugas masih bersiaga di lapangan mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis serta banyaknya akses jalan yang sempat lumpuh total.***

Baca Juga:  IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.136 pada Rabu Pagi, Sektor Keuangan Memimpin

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran