Bupati Ciamis Sebut Tiap Hari 50 Tanki Disalurkan ke Wilayah Krisis Air

|

GUGAH – Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya mengatakan musim kemarau yang masih berlangsung dan belum kunjung turun hujan, menyebabkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih, kekeringan dan membutuhan bantuan pasokan air bersih.

Krisis air bersih yang terus meluas itu, dibantu oleh pemerintah dengan mengirimkan pasokan air bersih. Setiap hari di Ciamis 40 hingga 50 tangki air bersih disalurkan ke wilayah krisis, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih.

Baca Juga:  Journalist Chess Exhibition 2026, Saat Wartawan Bertarung di Atas Papan Catur

Bupati menjelaskan, masyarakat di wilayah perkotaan sebagian terbantu dengan layanan PDAM. Namun, belum seluruh wilayah dapat terjangkau jaringan PDAM sehingga pemerintah daerah terus melakukan pendistribusian air ke daerah yang membutuhkan.

“Yang di daerah kota mungkin terbantu oleh PDAM, tetapi tidak semua terlayani PDAM. Karena itu, pemerintah daerah terus membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” jelasnya.

Bupati juga meminta para ASN turut berperan aktif dalam menyosialisasikan penggunaan air secara bijak kepada masyarakat selama musim kemarau.

Baca Juga:  Wildan Fathurrahman: Jangan Biarkan Stigma Merampas Kemerdekaan Orang dengan HIV

Hal itu disampaikan bupati ketika sidak kebersihan ke sejumlah OPD menjelang apel pagi, Kamis (17/9).

Sementara Direktur Perumdam Tirta Galuh Amsi Yudi Purwanto didampingi Humas Reza menyebut bahwa lebih dari satuja liter air telah tersalurkan ke wilayah krisis air bersih.

PDAM kata dia, tidak bergerak sendiri, berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi lain, dan organisasi baik kepemudaan, profesi, maupun organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga:  Biarkan Kursi Wabup Ciamis Kosong

Kendati menyalurkan bantuan air ke sejumlah wilayah yang notabene bukan wilayah pelanggan PDAM namun pelayanan untuk pelanggan masih aman.

“Pelayanan ke pelanggan masih aman, belum ada wilayah pelanggan yang dinyatakan Fuso, belum juga diberlakukan sistem buka tutup saluran. Mudah-mudahan itu tidak terjadi, dan hujan segera turun,” kata Reza. ***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran