Semarak Hari Santri 2026, LKNU Garut Gelar Khitanan Massal dan Santunan Anak

|

GUGAH — Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Garut menghadirkan layanan khitanan massal disertai pemberian santunan bagi anak-anak dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Hejo, Jalan Suherman Nomor 117, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (31/10/2026), dilaksanakan melalui kolaborasi LKNU Garut, RSU Nurhayati, dan NU Care-LAZISNU Garut.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan sekaligus kepedulian sosial bagi keluarga Nahdliyin. Selain memperoleh layanan khitan, para peserta juga menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anak-anak serta keluarga mereka.

Pelaksanaan khitanan massal disambut antusias oleh peserta dan keluarga yang mendampingi. Suasana haru terlihat dari respons para orang tua yang menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan dan perhatian yang diberikan kepada anak-anak mereka.

Baca Juga:  Hardiknas Sebagai Cermin: Wabup Subang Ajak Refleksi dan Perkuat Fondasi Pendidikan

Kolaborasi ini menghadirkan peran masing-masing lembaga dalam satu kegiatan sosial. LKNU Garut bersama RSU Nurhayati mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan, sementara NU Care-LAZISNU Garut turut berkolaborasi dalam pemberian santunan kepada peserta.

Bagi keluarga penerima manfaat, kegiatan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan layanan khitan, tetapi juga memberikan dukungan sosial yang berarti. Semangat gotong royong antarlembaga NU ini menjadi salah satu wujud nyata khidmah kepada masyarakat dalam momentum Hari Santri.

Ketua LKNU Kabupaten Garut, dr. Arvi Iskandar, menyampaikan terima kasih kepada RSU Nurhayati, NU Care-LAZISNU Garut, para orang tua, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Inspektorat Purwakarta Alokasikan Rp2,27 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas

Ia berharap program khitanan massal dan pelayanan kesehatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta diperluas hingga tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di berbagai kecamatan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan menyukseskan kegiatan ini. Kami berharap program seperti ini tidak berhenti pada momentum Hari Santri saja, tetapi dapat terus hadir dan dikembangkan di MWCNU-MWCNU untuk kemaslahatan jamaah. Ikhtiar ini kita mulai dari momentum sekarang,” ungkap dr. Arvi.

Ia menegaskan bahwa LKNU Garut akan selalu siap membantu seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama dan warga Nahdliyin di Kabupaten Garut, khususnya dalam bidang kesehatan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Penyelenggaraan khitanan massal dan santunan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian NU melalui pelayanan kesehatan dan kepedulian sosial. Semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  PCNU Garut dan PKB Selaraskan Langkah untuk Kemaslahatan Nahdliyyin

Melalui kolaborasi LKNU, RSU Nurhayati, dan NU Care-LAZISNU Garut, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program kesehatan dan sosial yang lebih luas. Perluasan kegiatan hingga tingkat MWCNU diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepada warga Nahdliyin di berbagai wilayah Kabupaten Garut.

Dengan semangat kebersamaan dan khidmah, LKNU Garut berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat. Momentum Hari Santri 2026 pun menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada umat dapat diwujudkan melalui kepedulian dan kerja nyata.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran