GUGAH – Menjelang pelaksanaan Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), penguatan konsolidasi dan soliditas organisasi menjadi perhatian penting bagi seluruh kader dan pimpinan IPNU di berbagai tingkatan. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga ruang strategis untuk menentukan arah gerak organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Sejalan dengan hal tersebut, Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kota Bekasi menyatakan dukungannya terhadap Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Barat dalam rencana penyelenggaraan Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL). Forum tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi, evaluasi, dan penyelarasan langkah organisasi menjelang kongres.
Ketua PC IPNU Kota Bekasi, Yusup Kurniawan, menegaskan bahwa penguatan organisasi harus dibangun melalui komunikasi yang baik, solidaritas antarkader, serta kesamaan visi dalam menjaga keberlangsungan perjuangan IPNU.
“Menjelang Kongres IPNU, konsolidasi dan soliditas organisasi menjadi hal yang sangat penting. Kita ingin memastikan bahwa seluruh kader tetap berada dalam satu barisan, menjaga komunikasi, serta mengedepankan semangat persatuan dalam setiap dinamika organisasi,” ujar Yusup.
Menurutnya, RAPIMWIL memiliki peran strategis dalam memperkuat koordinasi antarpimpinan cabang se-Jawa Barat. Melalui forum tersebut, berbagai persoalan organisasi, penguatan kaderisasi, pengembangan kapasitas pelajar, hingga keberlanjutan gerakan IPNU diharapkan dapat dibahas secara konstruktif.
“Kami mendukung pelaksanaan RAPIMWIL PW IPNU Jawa Barat sebagai ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, menyatukan gagasan, dan merumuskan langkah organisasi ke depan. Harapannya, forum ini mampu melahirkan rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan IPNU,” tambahnya.
PC IPNU Kota Bekasi berharap RAPIMWIL PW IPNU Jawa Barat dapat terlaksana dengan baik serta menghasilkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat sinergi seluruh pimpinan cabang dalam mengawal perjalanan organisasi.
Lebih dari sekadar forum koordinasi, RAPIMWIL diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen bersama dalam membangun IPNU yang progresif, inklusif, dan berkemajuan, tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sebagai landasan perjuangan.
Yusup menegaskan bahwa masa depan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh kekuatan solidaritas, gagasan, dan komitmen seluruh kader dalam melanjutkan perjuangan.
“Bagi kami, masa depan IPNU tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh seberapa kuat solidaritas, gagasan, dan komitmen seluruh kader dalam melanjutkan perjuangan. Karena itu, momentum ini harus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan memastikan kaderisasi terus berjalan,” tegasnya.
Dengan semangat Belajar, Berjuang, Bertakwa, PC IPNU Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam memperkuat kaderisasi, menjaga persatuan, dan mendorong kemajuan IPNU sebagai organisasi pelajar yang mampu menjawab tantangan zaman.***





Tinggalkan Balasan