Angin Puting Beliung Terjang Sagalaherang Kaler, Puluhan Rumah Rusak dan Akses Jalan Sempat Tertutup

|

gugah.co — Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, serta sejumlah pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.

Kapolsek Sagalaherang AKP Irfan Firmansyah membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Betul, sekitar pukul 15.30 WIB terjadi angin puting beliung di Desa Sagalaherang Kaler. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi,” kata Irfan.

Baca Juga:  Kebakaran PO Sinar Jaya Bekasi Hanguskan 50 Bus, Penyebab Masih Diselidiki Polisi

Sejumlah personel dari Polri, TNI, Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran, bersama warga bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan material yang menghalangi jalan. Akses yang sempat terputus kini kembali dapat dilalui.

Berdasarkan pendataan sementara, puluhan rumah mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. Selain itu, beberapa pohon tumbang menimpa badan jalan sehingga menghambat aktivitas warga.

Baca Juga:  Diduga Merugi Puluhan Juta, Warga Kotasari Subang Desak Pemdes Gelar LPJ BUMDes Jatayu

“Di lokasi kami menemukan puluhan rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Ada juga pohon tumbang yang menutup akses jalan dan sebagian sudah berhasil dievakuasi bersama warga,” ujar Irfan.

Hingga Senin malam, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem susulan serta membantu warga terdampak. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di sekitar lokasi yang masih dalam proses pembersihan.

Baca Juga:  PWNU Jateng Tolak Politik Uang dan Intervensi Pemerintah di Muktamar NU ke-35

Menurut pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, angin puting beliung mengakibatkan kerugian material pada rumah warga yang terdampak.

Pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh petugas bersama pemerintah desa untuk mengetahui jumlah pasti rumah yang terdampak serta kebutuhan penanganan lanjutan.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran