JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026). Berdasarkan data bursa, IHSG terjun bebas sebesar 3,26% atau berkurang 215,11 poin ke level 6.384,13.
IHSG sebenarnya sempat dibuka di zona hijau pada level 6.599,21 dan menyentuh level tertinggi harian (High) di 6.635,13 pada awal perdagangan pagi.
Tekanan jual yang masif terus menekan indeks hingga sempat menyentuh level terendah (Low) di 6.376,34.
Total nilai transaksi di seluruh pasar (All Market) pada hari ini tercatat cukup masif mencapai Rp14,63 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 265,20 juta lot saham dan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,67 juta kali.
Berdasarkan papan perdagangannya, aktivitas transaksi terbesar terjadi di pasar reguler dengan volume mencapai 253,33 juta lot saham senilai Rp12,41 triliun dari 1,67 juta kali frekuensi transaksi.
Sementara itu, pasar negosiasi mencatatkan volume perdagangan sebesar 11,87 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp2,23 triliun yang terjadi dalam 292 kali frekuensi.
Adapun di pasar tunai (cash), aktivitas perdagangan berlangsung sangat minim dengan volume hanya 17 lot saham dan nilai transaksi sebesar Rp4,12 juta yang terangkum dalam 7 kali frekuensi perpindahan tangan.
Dengan penurunan ini, nilai kapitalisasi pasar (Market Cap) bursa domestik kini berada di angka Rp11.240,8 triliun, dengan rata-rata rasio harga terhadap laba (PER) di level 15,6 kali dan rasio nilai buku (PBV) sebesar 1,97 kali.
Pelemahan IHSG hari ini turut dipicu oleh aksi lepas saham oleh investor asing di pasar reguler. Investor asing membukukan nilai jual (Foreign Sell) sebesar Rp7,66 triliun, berbanding dengan nilai beli (Foreign Buy) yang sebesar Rp7,20 triliun.
Dengan demikian, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (Net Foreign Sell) senilai Rp460,34 miliar khusus di pasar reguler.
Secara keseluruhan pergerakan modal (All Market), porsi transaksi investor domestik masih mendominasi pasar hari ini sebesar 59,56% dengan total belanja (D Buy) Rp11,17 triliun dan total jual (D Sell) Rp10,71 triliun.
Sementara itu, porsi partisipasi investor asing berada di angka 40,44%.***



Tinggalkan Balasan