NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik pedas kepada pihak-pihak yang gemar menebar ketakutan mengenai kondisi perekonomian nasional saat ini.
Pernyataan menohok tersebut keluar saat sang Presiden meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo menyayangkan sikap pihak-pihak yang terus mendengungkan narasi buruk mengenai masa depan finansial dan stabilitas negara.
“Sekarang ada yang selalu, entah apa saya tak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan colaps akan chaos, akan apa. Rupiah begini, Dolar begini,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya.
“Orang rakyat di desa nggak pakai Dolar kok. Pangan aman energi aman. Banyak negara panik Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan yang maha kuasa,” tegas Prabowo berapi-api.
Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap optimistis dan tidak mudah termakan provokasi.
Pemerintah menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok dan ketahanan energi domestik masih berada dalam zona yang sangat aman.
Prabowo mengingatkan bahwa kekayaan alam nusantara merupakan modal besar yang membuat bangsa ini tetap kokoh berdiri menghadapi badai.
Pernyataan keras Kepala Negara ini bertepatan dengan fluktuasi nilai tukar mata uang yang sedang melanda pasar global.
Pantauan awak media menunjukkan nilai tukar mata uang Amerika Serikat pada Sabtu (16/5/2026) nangkring di angka Rp17.602.
Pemerintah optimistis bahwa daya beli masyarakat akar rumput tidak akan goyah oleh sentimen pasar global tersebut.***



Tinggalkan Balasan