Dolar AS Hantam Rupiah hingga Tembus Rp17.705, Pasar Cemas Menanti Kebijakan Bank Indonesia

JAKARTA – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menghantam nilai tukar rupiah hingga menembus angka Rp17.705 pada Selasa (19/5/2026).

Pelemahan tajam ini mencerminkan performa negatif mata uang Garuda di pasar spot sejak pembukaan perdagangan pagi hari.

Secara Year-to-Date (YTD), rupiah sudah ambrol sebesar 6,23 persen atau menyusut 1.037 poin sejak awal tahun.

Data pergerakan USD/IDR pukul 09.35 WIB memperlihatkan grafik dolar AS yang melonjak sangat agresif terhadap rupiah.

Baca Juga:  Investor Bersiap Borong, Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Anjlok Massal

Rupiah kehilangan tenaga secara drastis sejak April akibat sentimen eksternal dan lonjakan permintaan dolar oleh korporasi.

Padahal, mata uang domestik sempat bergerak stabil pada kisaran Rp16.700 hingga Rp17.000 selama kuartal pertama.

Analis keuangan menilai ketegangan geopolitik Timur Tengah dan lonjakan harga komoditas global memicu pelemahan tajam psikologis rupiah saat ini.

Baca Juga:  Pasar Spot Dibuka Memerah, Rupiah Tertekan di Level Rp17.742 Per Dolar AS Pagi Ini

Kondisi tersebut memaksa investor asing berbondong-bondong memburu dolar AS dan melakukan aksi jual massal pada obligasi domestik.

Di sisi lain, siklus tahunan periode April hingga Juni ikut memperparah kejatuhan mata uang Garuda di pasar spot.

Faktor siklikal ini terjadi karena lonjakan tinggi permintaan korporasi terhadap dolar AS untuk kebutuhan repatriasi dividen perusahaan.

Kini pelaku pasar menaruh perhatian penuh pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pekan ini.

Baca Juga:  Rupiah Hari Ini Fluktuatif di Level Rp17.600-Rp17.700 per Dolar AS

Bank sentral menghadapi pilihan dilematis antara menaikkan suku bunga acuan atau tetap mempertahankan tingkat suku bunga.

Kenaikan BI Rate berpeluang menstabilkan nilai tukar rupiah namun berisiko menekan daya beli masyarakat ekonomi lemah.

Sebaliknya, jika menahan suku bunga, rupiah berpotensi semakin melemah akibat arus modal keluar yang terus berlanjut.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran