GUGAH – Ketua Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Jawa Barat sekaligus pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Barat, Awi Jaya, menegaskan bahwa distribusi kader merupakan tahapan penting dalam proses kaderisasi organisasi. Menurutnya, kader yang telah dibentuk melalui proses pendidikan harus mendapatkan ruang untuk mengaktualisasikan diri di berbagai bidang strategis.
Hal tersebut disampaikan Awi Jaya dalam kegiatan Majelis Reboan dengan tema Merawat Semangat Kebangsaan dan Menghidupkan Rasa Kepeduliaan, yang digelar di Rumah Toleransi PW GP Ansor Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Dalam paparannya, Awi Jaya menjelaskan bahwa kaderisasi tidak cukup hanya melahirkan kader yang memiliki kapasitas dan integritas. Organisasi juga harus mampu mendistribusikan kader ke berbagai sektor, seperti pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga ruang-ruang pengabdian kepada masyarakat.
“Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kader yang dilahirkan, tetapi juga dari sejauh mana kader-kader tersebut mampu mengambil peran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Awi.
“Distribusi kader menjadi bagian penting agar proses kaderisasi tidak berhenti pada pendidikan, melainkan berlanjut pada pengabdian dan kepemimpinan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, distribusi kader yang terencana akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki karakter, kompetensi, dan komitmen kebangsaan, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.
Melalui forum Majelis Reboan, Awi Jaya juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk membangun sistem kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, organisasi harus mampu menyiapkan sekaligus mengantarkan kader-kader terbaiknya agar hadir di berbagai lini kehidupan demi memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.
Kegiatan Majelis Reboan yang berlangsung di Rumah Toleransi PW GP Ansor Jawa Barat tersebut menjadi ruang berbagi gagasan mengenai penguatan kaderisasi dan kepemimpinan, sekaligus mempertegas pentingnya distribusi kader sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan organisasi. *****



Tinggalkan Balasan