GUGAH – Sebuah rumah milik warga di Kampung Ciranji RT 01/04, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, hangus dilalap api pada Sabtu (25/7/2026) petang. Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah, Ma Yati (50), terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena tempat tinggalnya tidak lagi dapat dihuni.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu langsung mendapat respons cepat dari petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur setelah laporan diterima dari warga.
Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Reki Maulana, mengatakan pihaknya segera mengerahkan lima personel beserta dua unit mobil pemadam menuju lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 18.05 WIB, usai menempuh jarak sejauh satu kilometer, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap objek yang terbakar,” katanya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain. Setelah bekerja sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Ma Yati. Kerugian akibat musibah itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa tersebut. Namun rumah milik Ma Yati hangus terbakar, dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menduga sumber api berasal dari tungku yang masih menyala setelah selesai digunakan oleh pemilik rumah.
“Akibat kebakaran, pemilik rumah seluas 5X5 persegi meter yaitu Mak Yati terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat, saudaranya terdekat,” kata Reki.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan tungku tradisional maupun sumber api lainnya di dalam rumah. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar.
Reki pun mengimbau masyarakat agar memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, terutama bagi warga yang masih memanfaatkan tungku untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
“Api supaya langsung dipadamkan jika telah selesai digunakan,” pungkasnya.***



Tinggalkan Balasan