GUGAH – Sebanyak 45 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mitra Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Senin (20/7/2026).
Program pengabdian tersebut dibuka di Aula Desa Bojong Timur dan menjadi bagian dari kolaborasi antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Para mahasiswa dijadwalkan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama 40 hari di sejumlah dusun.
Pembukaan KKN dihadiri Wakil Bupati Purwakarta H. Abang Ijo Hapidin, Kepala Desa Bojong Timur Dedi Junaedi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Sadiyah, Dosen Pembimbing Lapangan Alvin Yanuar Rahman, tokoh masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bojong Timur Dedi Junaedi mengatakan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
Sementara itu, Wakil Bupati Purwakarta H. Abang Ijo Hapidin yang mewakili Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting untuk memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dapat mendukung berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan administrasi desa.
Koordinator Desa KKN Mitra Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Syaeful Maulana, mengatakan program KKN menjadi ruang belajar sekaligus pengabdian bagi mahasiswa. Selama 40 hari, peserta akan menjalankan program yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat setempat.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga disiplin, membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan warga, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Umum PERMATA Cabang Bandung juga mengajak seluruh mahasiswa menjadikan KKN sebagai sarana membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Ngaguru, Ngabakti, Sarta Ngamumule Ka Lemah Cai”, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, teknologi informasi, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh program akan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Desa Bojong Timur.
Melalui pelaksanaan KKN ini, diharapkan terbangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.***



Tinggalkan Balasan