GUGAH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rooftop DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti oleh pemuda, mahasiswa, serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan di Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Empat Pilar Kebangsaan sebagai landasan dalam menjaga persatuan, memperkokoh karakter bangsa, dan menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan zaman.
Ketua Umum Mahasiswa Pancasila Jawa Barat, Awi Jaya, mengatakan bahwa berdasarkan berbagai data statistik, Jawa Barat masih menghadapi sejumlah persoalan yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab oleh generasi muda.
“Jawa Barat hari ini, berdasarkan data statistik yang ada, masih menghadapi banyak persoalan yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Karena itu, pemuda Jawa Barat sebagai motor gerakan harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujar Awi Jaya.
Awi menjelaskan, terdapat tiga prinsip yang harus dimiliki pemuda Jawa Barat agar mampu menjadi generasi yang unggul. Pertama, sagala nyaho, yakni memiliki wawasan yang luas dan intelektualitas yang kuat. Kedua, sagala bisa, yaitu memiliki berbagai keterampilan dan kemampuan dalam berbagai bidang. Ketiga, sagala punya, yang berarti mampu menghasilkan karya, mandiri secara ekonomi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pertama, pemuda harus sagala nyaho, intelektualnya harus diperkuat. Kedua, pemuda harus sagala bisa dalam berbagai hal. Dan yang terakhir, ketika intelektual sudah kuat dan memiliki banyak kemampuan, pemuda Jawa Barat harus sagala punya,” jelasnya.
Secara tidak langsung, Awi menegaskan bahwa penguatan wawasan, keterampilan, dan kemandirian merupakan tiga fondasi penting agar pemuda mampu menjadi agen perubahan sekaligus menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Anggota DPD RI Dapil Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman bangsa.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar materi yang dipelajari, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami dan mengamalkannya, kita dapat menjaga persatuan, keamanan, dan kerukunan bangsa di tengah berbagai tantangan yang ada,” ujar Aanya Rina Casmayanti.
Secara tidak langsung, Aanya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. Ia juga menilai organisasi kepemudaan, termasuk Mahasiswa Pancasila, memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam memperkuat stabilitas sosial, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta menjaga kehidupan yang aman, damai, dan rukun di Indonesia.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Mahasiswa Pancasila Jawa Barat berharap semakin banyak generasi muda yang memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu melahirkan pemuda Jawa Barat yang berintegritas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. *****



Tinggalkan Balasan