GUGAH – Tokoh pemuda Kabupaten Bandung, Dede Soemarsah, menegaskan bahwa kader GP Ansor harus memiliki karakter kepemimpinan yang utuh. Menurutnya, seorang kader tidak cukup hanya memiliki kesiapan untuk dipimpin maupun memimpin, tetapi juga harus memiliki sikap siap terpimpin sebagai wujud kedisiplinan dan loyalitas terhadap organisasi.
“Kader GP Ansor bukan hanya siap dipimpin, bukan hanya siap memimpin, tetapi harus siap terpimpin. Siap terpimpin berarti mampu menempatkan diri dalam sistem organisasi, patuh terhadap keputusan yang telah disepakati, serta menjaga komitmen terhadap visi dan misi organisasi,” ujar Dede Soemarsah, Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa sikap siap terpimpin merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat, solid, dan berkelanjutan. Dalam setiap proses kaderisasi, GP Ansor tidak hanya mencetak pemimpin, tetapi juga membentuk kader yang memiliki integritas, disiplin, serta mampu bekerja secara kolektif dalam mencapai tujuan bersama.
Menurut Dede, kepemimpinan yang efektif lahir dari kader yang terlebih dahulu memahami nilai-nilai kepatuhan terhadap mekanisme organisasi. Dengan demikian, ketika mendapatkan amanah memimpin, mereka akan mampu mengambil keputusan secara bijaksana dan bertanggung jawab.
“Kader yang siap terpimpin akan melahirkan budaya organisasi yang sehat, mengedepankan musyawarah, menjaga persatuan, dan menghindari kepentingan pribadi di atas kepentingan organisasi,” tambahnya.
Dede Soemarsah berharap seluruh kader GP Ansor, khususnya di Kabupaten Purwakarta, terus memperkuat semangat kaderisasi dan menjaga nilai-nilai dasar organisasi. Menurutnya, dengan kader yang siap dipimpin, siap memimpin, dan siap terpimpin, GP Ansor akan semakin kokoh dalam mencetak pemimpin-pemimpin muda yang berakhlak, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.***



Tinggalkan Balasan