ISNU Jabar Fokus Program Pendidikan Spiritual Jaga Moral Bangsa

|

GUGAH – Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga spiritual. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Seminar dan Expo PW ISNU Jawa Barat: Penguatan Budaya Lokal Menuju Indonesia Emas yang digelar di Balai Diklat Keagamaan, Kota Bandung, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan akademisi, praktisi, pelaku UMKM, serta pengurus ISNU dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Selain menjadi ruang diskusi mengenai pembangunan sumber daya manusia, acara tersebut juga menghadirkan pameran produk unggulan UMKM binaan warga Nahdlatul Ulama sebagai upaya memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Ketua PW ISNU Jawa Barat, Ulfiah, mengatakan organisasi yang dipimpinnya tengah memprioritaskan program pendidikan yang mampu memperkuat karakter dan moral masyarakat di tengah tantangan era digital.

Baca Juga:  Maula Akbar Dinilai Lebih Siap Menjaga Kestabilan Purwakarta Dibanding Abang Ijo?

“Pendidikan adalah fondasi peningkatan kualitas manusia dalam segala aspek. Di tengah derasnya arus era digital yang penuh tantangan ini, ISNU Jabar memprioritaskan program yang mampu menyentuh ranah spiritual demi menjaga moralitas bangsa,” ujar Prof. Ulfiah saat memberikan sambutan di lokasi acara.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak cukup hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga harus mampu menyeimbangkan kecerdasan emosional dan spiritual agar mampu melahirkan generasi yang berintegritas.

Selain seminar, kegiatan juga diramaikan dengan Expo Produk Unggulan UMKM dari berbagai Pengurus Cabang ISNU di Jawa Barat. Berbagai produk khas daerah ditampilkan, di antaranya Batik Trusmi dari Cirebon, Mangga Gincu Indramayu, produk kulit Sukaregang Garut, hingga kopi produksi pesantren sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin.

Baca Juga:  KPK Turun Gunung, Disdik Purwakarta Perketat Pengawasan SPMB 2026

Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, menilai Nahdlatul Ulama memiliki sumber daya manusia yang lengkap di berbagai bidang keilmuan sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.

“Pemerintah semestinya memaksimalkan kemitraan dengan NU karena seluruh instrumen kami sudah komplit. Mulai dari ahli pertanian, pakar ekonomi, hingga tenaga kesehatan, semua tersedia di NU. Namun, potensi raksasa ini sering kali belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemangku kebijakan,” ungkap KH Juhadi.

Ia juga menekankan pentingnya peran kalangan intelektual NU dalam mengelola potensi sumber daya alam Indonesia agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut juga disampaikan Sekretaris Jenderal PP ISNU, Wardi Taufik. Menurutnya, seminar dan expo yang digagas PW ISNU Jawa Barat menjadi langkah nyata dalam menghubungkan kapasitas intelektual warga NU dengan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Ansor Kota Bandung Ketuk Pintu Keuskupan: Den Ama Bawa Pesan Damai Kenaikan Yesus Kristus

“Jejaring akademik yang luar biasa ini harus dijembatani ke dalam dunia praktis. Expo yang diinisiasi oleh ISNU Jabar ini adalah contoh nyata bagaimana kita menghubungkan entitas intelektual agar berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat bawah,” urai Wardi.

Melihat antusiasme dan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut, PP ISNU berencana mengembangkan konsep serupa dalam skala nasional.

“Kami berencana mengeskalasi gerakan ini menjadi Expo ISNU Nasional.

Keberhasilan di tingkat wilayah seperti Jawa Barat menjadi cetak biru penting agar produk UMKM serta industri kreatif di lingkungan NU dapat dipamerkan dan bersaing di panggung nasional,” pungkasnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran