Remaja 15 Tahun Hilang saat Solo Hiking di Lembah Tengkorak Bandung, SAR Kerahkan Drone Thermal

|

GUGAH – Tim SAR Gabungan memasuki hari kedua operasi pencarian terhadap Azhar Nursyekha Kamal (15), remaja yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian tunggal (solo hiking) di jalur Lembah Tengkorak, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.

Untuk memperluas pencarian di medan yang sulit, petugas melakukan penyisiran jalur darat sekaligus mengerahkan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) berupa drone thermal guna mendeteksi keberadaan korban dari udara.

Korban, pelajar asal Desa Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, diketahui berangkat dari rumah pada Senin (23/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB dengan tujuan melakukan survei jalur pendakian tanpa rencana menginap. Berdasarkan registrasi di basecamp, korban mulai mendaki seorang diri sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga:  Bagja Wibawa: Pancasila Harus Jadi Kompas Moral Bangsa di Era Kecerdasan Buatan

Salah satu saksi menyebut sempat berpapasan dengan korban di kawasan Lembah Tengkorak sekitar pukul 12.00 WIB. Namun hingga pukul 15.00 WIB, korban tidak kunjung kembali ke basecamp. Pihak ranger kemudian melakukan pengecekan awal, namun korban tidak ditemukan dan tidak dapat dihubungi, sehingga kejadian dilaporkan kepada pihak berwenang.

Memasuki hari kedua pencarian pada Rabu (24/6/2026), Tim SAR Gabungan menggelar briefing taktis dan membagi pencarian ke beberapa sektor.

Penyisiran darat difokuskan pada tiga titik utama, yakni jalur menuju Legok Jero, kawasan Kebon Kopi Lama, serta Puncak Gunung Sangara. Mengingat luasnya area dan kondisi medan, tim menerapkan metode pencarian Tipe I (sapu cepat) yang dikombinasikan dengan pemantauan udara menggunakan drone thermal.

Baca Juga:  Diduga Serangan Jantung, Seorang Sopir Ditemukan Meninggal Dunia di Persawahan Cibeureum

“Kami mengoptimalkan penggunaan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian, khususnya pada area vegetasi rapat atau tebing yang sulit dijangkau oleh tim darat. Seluruh unsur bekerja secara terpadu dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, Rabu (24/6/2026).

Ade juga mengingatkan bahwa kondisi geografis di kawasan Lembah Tengkorak dan Gunung Sangara cukup menantang sehingga keselamatan tim menjadi prioritas dalam operasi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Warning Panitia PPDB Sekolah Maung, Pelanggar Terancam Dicopot

Ia turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di alam bebas.

“Kami meminta masyarakat yang melakukan pendakian agar selalu memperhatikan aspek keselamatan. Sebisa mungkin jangan melakukan pendakian seorang diri (solo hiking), bawalah perlengkapan yang memadai, dan pastikan selalu menginformasikan rencana perjalanan kepada keluarga serta pengelola kawasan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan serta pendalaman informasi dari saksi dan warga sekitar.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran