Mahasiswa Kembali Gelar Aksi di Pusat Kota Bandung, Lalu Lintas Jalan Asia Afrika Sempat Ditutup

|

GUGAH – Gelombang aksi mahasiswa di Kota Bandung kembali berlanjut. Setelah menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melanjutkan aksi unjuk rasa di depan Menara BRI, Jalan Asia Afrika, Kamis (18/6/2026) sore.

Aksi yang berlangsung hingga menjelang waktu Magrib itu menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Alun-alun Bandung sempat dialihkan. Satlantas Polrestabes Bandung melakukan penutupan sementara ruas Jalan Asia Afrika mulai dari simpang Lengkong menuju kawasan Alun-alun sekitar pukul 17.20 WIB guna mengamankan jalannya demonstrasi.

Baca Juga:  Narasi “Orang Nomor Satu” Bukan Sekadar Ruang Privat

Penutupan jalan mengakibatkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju pusat Kota Bandung. Petugas kepolisian tampak melakukan pengaturan lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif.

Dalam aksinya, massa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah, yakni:

  1. Mencabut kebijakan kenaikan harga BBM.
  2. Menstabilkan harga kebutuhan pangan.
  3. Menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis.
  4. Melakukan audit terhadap anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  5. Mengembalikan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen sesuai amanat konstitusi.
  6. Menindak tegas korupsi tanpa impunitas.
  7. Menegakkan demokrasi serta menjamin kebebasan pers.
Baca Juga:  Truk Box Tergelincir di Jembatan Cimanuk Sumedang, Nyaris Terjun ke Sungai Akibat Jalan Licin

Para mahasiswa menyampaikan tuntutan tersebut melalui orasi secara bergantian di depan Menara BRI. Aparat kepolisian melakukan pengamanan selama aksi berlangsung.

Menjelang azan Magrib, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar Jalan Asia Afrika, Alun-alun Bandung, dan sejumlah ruas jalan penghubung masih mengalami kepadatan hingga malam hari.

Baca Juga:  Hardiknas 2026, Khofifah Indar Parawansa: Jatim Cerdas, Pemerataan Akses Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut untuk menggunakan jalur alternatif hingga kondisi lalu lintas kembali normal.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran