BGN Tegaskan Akan Tunda Operasional Dapur Baru

|

GUGAH – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang menegaskan akan menunda terlebih dulu jadwal operasional dari dapur-dapur baru yang saat ini sedang membangun. Alasannya, untuk menata sebaran dapur eksisting.

“Kita gak buka (operasional dapur) yang baru dulu, termasuk pendaftarannya,” kata Nanik, usai dilantik Presiden RI, Prabowo Subianto, awal pekan ini.

Baca Juga:  Rivqy Dukung Pembentukan DSI, Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Komoditas

Saat ini pihaknya akan konsen terlebih dulu pada prinsip efisiensi dan langkah penataan dapur. Saat ini, eksisting dapur yang telah beroperasi berdasarkan data virtual acount se- Indonesia berjumlah 27.877 titik.

“Kita akan tata, apakah jumlah dapur sekarang sudah bisa melayani dengan jumlah penerima manfaat yang ada, atau bahkan sudah lebih,” tegas Nanik.

Baca Juga:  Harta Kekayaan Mensos Gus Ipul Tembus Rp29,79 Miliar pada 2025, Utang Turun Drastis

Diketahui, mengacu terhadap data yang dirilis BGN, di Purwakarta jumlah dapur yang telah beroperasi saat ini sebanyak 174 titik. Bertambah 69 dapur dari jumlah pemetaan awal di kabupaten tersebut, 105 titik.

Dan dari sekian banyak dapur yang beroperasi, rata-rata dapur saat ini mengelola 1000-2000 porsi pada setiap hari. Di luar itu, belasan dapur juga didapati dalam status persiapan, atau proses membangun.

Baca Juga:  Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Klaim Siap Ungkap Puluhan Nama dalam Kasus MBG

Progresnya bervariasi, 20 hingga 90 persen. Sebagian kecil bahkan dilaporkan siap diverifikasi kelaikan dan kesiapannya oleh BGN.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran