Truk Fuso dan Tronton Adu Banteng di Malangbong, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu

|

GUGAH – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan angkutan barang terjadi di jalur nasional Malangbong–Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Baping, Desa Sukarasa, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 03.45 WIB.

Insiden yang terjadi menjelang waktu subuh itu menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari jajaran Polsek Malangbong, kecelakaan melibatkan sebuah Fuso Dump Truck bernomor polisi B 9389 TYZ yang dikemudikan Kevin Cahya Gumelar (22), warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dengan sebuah Truk Tronton bernomor polisi D 9177 YA yang dikemudikan Endang Mulyana (48), warga Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Perkuat Koordinasi, LPBHNU dan PLN ULP Cikajang Dorong Kesadaran Hukum dan Keselamatan Ketenagalistrikan

Peristiwa bermula ketika kendaraan Fuso melaju dari arah Malangbong menuju Kersamanah. Saat melintasi ruas jalan yang menikung ke kiri, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga bergerak melewati marka jalan dan memasuki jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah Tasikmalaya menuju Bandung melintas truk tronton yang mengangkut muatan air mineral. Karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari.

Benturan keras yang terjadi menyebabkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kedua pengemudi hanya mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Malangbong AKP Suarna mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal, termasuk mengamankan area kecelakaan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Baca Juga:  MUI Garut Tegaskan Kirab Budaya Sunda Bukan Praktik Syirik, Budaya Dinilai Bisa Jadi Media Dakwah

“Personel langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, mendata identitas para pengemudi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut hasil pendataan sementara, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kondisi jalan, kendaraan, maupun kondisi pengemudi saat kejadian berlangsung.

AKP Suarna mengingatkan para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Malangbong yang dikenal memiliki sejumlah tikungan dan kontur jalan menanjak maupun menurun.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Kapolres Sumedang Pimpin Panen Raya Ubi Cilembu di Tanjungkerta

Ia menegaskan bahwa faktor kelelahan, kurang konsentrasi, serta kondisi kendaraan yang tidak prima sering kali menjadi pemicu terjadinya kecelakaan, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi hari.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, dan beristirahat apabila merasa lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama berkendara,” tegasnya.

Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, situasi lalu lintas di lokasi kejadian berangsur normal dan dapat kembali dilalui kendaraan dari kedua arah.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran