Sinergi GEKRAFS dan Pemda Wujudkan Purwakarta Istimewa

PURWAKARTA – Kehadiran Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Kabupaten Purwakarta dipastikan bukan sekadar pelengkap semata, melainkan wadah besar yang menaungi seluruh gagasan, inovasi, dan karya kreatif masyarakat daerah.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua GEKRAFS Kabupaten Purwakarta, Tubagus Rizki Putra, dalam agenda silaturahmi bersama jajaran Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Di hadapan para pemangku kepentingan, pria yang akrab disapa Kang Tebe ini mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif di Purwakarta untuk bersatu, bergandengan tangan, dan tumbuh bersama. Menurutnya, kekuatan utama terletak pada kebersamaan dan kolaborasi lintas bidang.

“Kami hadir bukan hanya sebagai wadah organisasi, melainkan rumah besar bagi ide, inovasi, dan karya. Kami mengundang seluruh pelaku ekonomi kreatif di Purwakarta untuk berkolaborasi dan bersinergi agar semakin berkembang dan terus berinovasi,” ujar Kang Tebe dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Haru Biru di Purwakarta, Bupati Binzein Lepas Kirab Mahkota Binokasih Menuju Karawang

Lebih jauh, ia menegaskan kesiapan penuh organisasi yang dipimpinnya untuk berjalan beriringan dengan pemerintah daerah. Sinergitas ini dipandang sebagai kunci utama dalam mewujudkan cita-cita luhur menjadikan Purwakarta sebagai pusat industri kreatif yang tidak hanya maju, tetapi juga memiliki ciri khas dan keistimewaan yang menjadi kebanggaan bersama.

“Kami siap bersinergi dan mendukung setiap program pemerintah daerah dalam pembangunan ekonomi kreatif. Mari kita jadikan Purwakarta sebagai pusat industri kreatif yang istimewa,” tegasnya.

Diketahui, GEKRAFS lahir dari gagasan para pemikir dan penggiat industri kreatif, yakni Kawendra Lukistian, Sandiaga Uno, serta rekan-rekan sejawatnya pada 22 Januari 2019 di Jakarta. Sejak awal, organisasi ini hadir sebagai wadah persatuan dan perjuangan bagi komunitas serta pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia, dengan visi menjadikan sektor ini sebagai salah satu pilar utama masa depan bangsa.

Baca Juga:  Jejak Emas Syekh Baing Yusuf, Mahaguru Ulama Dunia dan Cahaya Peradaban Islam di Purwakarta

Mengusung prinsip sinergi, kolaborasi, dan pemberdayaan, GEKRAFS berkomitmen mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif yang ada. Langkah ini diarahkan untuk memulihkan sekaligus menggerakkan kembali roda perekonomian, serta membuka seluas-luasnya kesempatan kerja dan ruang berkarya bagi masyarakat luas.

Sebagai sebuah gerakan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk pelaku kreatif, GEKRAFS memiliki visi membangun ekosistem yang kondusif dan sejahtera. Di ruang ini, para pelaku diharapkan dapat saling bertukar ilmu, belajar bersama, bersinergi, dan menjadi pribadi yang berdaya guna bagi lingkungan sekitar.

Peran strategis GEKRAFS juga tampak sebagai jembatan penghubung yang kokoh antara pelaku usaha kreatif, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Melalui peran ini, organisasi berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada potensi lokal.

Baca Juga:  Hardiknas 2026: Mendiktisaintek Tekankan Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Inklusif

Beragam program strategis telah disusun dan dijalankan, mulai dari advokasi kebijakan agar lebih berpihak pada pengusaha kreatif, kegiatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas, hingga perjuangan mewujudkan standarisasi honorarium yang layak dan bermartabat bagi para pekerja kreatif melalui program unggulan Astakarya.

Sering disebut sebagai “gerbong besar”, GEKRAFS memayungi beragam subsektor kreatif agar berjalan seiring, saling menguatkan, dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi lintas bidang ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata, serta memberikan nilai tambah yang luas bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kini, semangat besar itu telah menyala di Purwakarta. Kehadiran GEKRAFS diharapkan mampu menggali, mengelola, dan mengangkat segala potensi kreatif yang dimiliki daerah, sehingga karya dan bakat anak bangsa dari Bumi Sukapura dapat bersinar dan diakui di kancah yang lebih luas.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *