Taklukkan Drama “Wet Race” di Le Mans, Veda Pratama Finis Keempat di Tengah Banjir Crash

LE MANS – Pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan kelasnya sebagai spesialis lintasan basah dalam ajang Michelin Grand Prix of France, Minggu (10/5/2026). Di tengah kondisi Sirkuit Le Mans yang licin akibat guyuran hujan, Veda sukses mengamankan posisi keempat setelah memulai balapan dari grid ke-6.

Kondisi wet race kali ini benar-benar menguji nyali dan konsentrasi para rider. Sejak putaran awal, sejumlah pembalap papan atas terpaksa “mencium aspal” akibat kehilangan daya cengkram ban (lowside). Namun, di tengah kekacauan tersebut, Veda tampil sangat tenang dan taktis.

Baca Juga:  Federico Barba: Kemenangan Lawan PSIM Yogyakarta Harga Mati bagi Persib

Tingginya angka kecelakaan dalam balapan ini membuat setiap tikungan di Le Mans menjadi zona berbahaya. Banyaknya pembalap yang terjatuh tidak membuat nyali Veda ciut; sebaliknya, ia berhasil memanfaatkan celah dan menghindari insiden untuk merangsek naik ke barisan depan.

Pembalap asal Spanyol, Maximo Quiles, keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 24:41.640, diikuti oleh Adrian Fernandez di tempat kedua. Veda Pratama, yang memacu motor Honda-nya dengan sangat presisi, finis dengan selisih +7.659 detik dari pemimpin lomba.

Baca Juga:  Sensasi Johann Zarco di Le Mans: Pimpin Sesi Practice dan Amankan Tiket Q2

Pencapaian ini tergolong luar biasa mengingat status Veda sebagai pendatang baru yang mampu bersaing konsisten di tengah banyaknya pembalap unggulan yang gagal menyentuh garis finis.

Hasil Lengkap 10 Besar French GP

Pos Pembalap Pabrikan Waktu/Selisih Poin
1 Maximo Quiles KTM 24:41.640 25
2 Adrian Fernandez Honda +1.888 20
3 Matteo Bertelle KTM +4.227 16
4 Veda Pratama Honda +7.659 13
5 Joel Esteban KTM +10.916 11
6 Guido Pini Honda +17.707 10
7 Adrian Cruces KTM +20.164 9
8 David Almansa KTM +20.893 8
9 Eddie O’Shea Honda +21.075 7
10 Hakim Danish KTM +21.847 6
Baca Juga:  Krisis Anggaran Hantui Porprov 2026, FORKI Jabar Ingatkan Potensi Eksodus Atlet ke Jakarta

Hasil ini semakin memperkokoh posisi Veda Pratama dalam klasemen sementara dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu berbicara banyak di level kompetisi dunia, terutama dalam kondisi lintasan yang ekstrem.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *