Tanamkan Semangat Kebangsaan dan Kemandirian, IPNU Garut Himpun Ratusan Pelajar dalam Dialog Pendidikan di Gedung Pemuda

GARUT – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas generasi muda melalui kegiatan Dialog Pelajar bertema “Membangun Generasi Pelajar yang Cerdas, Mandiri, dan Berwawasan Kebangsaan” yang digelar di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (9/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti sekitar 150 pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Dialog ini menjadi ruang diskusi sekaligus penguatan nilai pendidikan, karakter, dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi, sosial, dan budaya yang terus berkembang.

Ketua Pelaksana kegiatan, Denden Maulana, mengatakan bahwa dialog pelajar ini diselenggarakan sebagai upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, daya saing, serta kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Menurutnya, pelajar saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Karena itu, diperlukan ruang-ruang pembinaan yang mampu memperkuat pola pikir kritis, membangun mental mandiri, serta menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.

Baca Juga:  Sinergi BPP dan Polsek Sukawening: Dongkrak Harga Jagung Petani Garut hingga Rp6.000 per Kilogram

“Pelajar hari ini harus mampu menjadi generasi yang cerdas dalam berpikir, bijak dalam bersikap, dan siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi strategis di Kabupaten Garut. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, S.IP., dalam pemaparannya menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.

Ia menilai, penguatan karakter pelajar harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga moralitas dan tanggung jawab sosial.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Garut, Nicky Eka Dasilva, S.IP., M.M., menyoroti pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan pelajar. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Baca Juga:  Kloter 13 JKS Berangkat, Jemaah Lansia Dominasi Calon Haji Sukabumi Tahun Ini

Menurutnya, wawasan kebangsaan menjadi pondasi penting dalam menjaga keutuhan negara, terlebih di era digital ketika arus informasi berkembang sangat cepat dan tidak semuanya membawa dampak positif.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Diskop UMKM Kabupaten Garut, Yadi Arriyadi, S.Psi., M.Si., mendorong para pelajar untuk mulai membangun jiwa mandiri dan semangat kewirausahaan sejak usia muda. Ia menilai kemandirian ekonomi menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda di masa mendatang.

“Pelajar harus mulai berani berinovasi, kreatif, dan memiliki mental produktif agar mampu menciptakan peluang bagi dirinya maupun lingkungan sekitarnya,” katanya.

Jalannya dialog dipandu moderator Zaki Ahmad dan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan hingga diskusi bersama narasumber. Berbagai pertanyaan terkait pendidikan, kepemudaan, hingga tantangan generasi muda di era digital turut mewarnai kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Wujudkan Muktamar NU yang Bersih dan Berkah

Ketua PC IPNU Kabupaten Garut, M. Taopik, menyampaikan bahwa kegiatan dialog pelajar merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam membangun kader dan pelajar yang progresif, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan kapasitas pelajar sekaligus memperkuat peran pemuda dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

“IPNU hadir bukan hanya sebagai organisasi pelajar, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi muda agar mampu menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, berakhlak, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, PC IPNU Garut berharap lahir generasi pelajar yang mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *