Duel Persija vs Persib: Polrestabes Bandung Siagakan 2.000 Personel, Larang Keras ‘Sweeping’ Pelat B

BANDUNG – Menjelang laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, Polrestabes Bandung mengeluarkan peringatan keras bagi para suporter. Polisi mengimbau masyarakat dan Bobotoh untuk menjaga kondusivitas selama kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di wilayah Kota Bandung, Minggu (10/5/2026).

Mengingat pertandingan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, tanpa kehadiran penonton tim tamu, sejumlah titik mulai dari kafe, kantor kelurahan, hingga kecamatan di Bandung dipastikan akan menjadi pusat konsentrasi massa.

Baca Juga:  Tampil Impresif, Veda Ega Pratama Amankan Posisi Start Ke-6 di Kualifikasi Moto3 Prancis

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Sepudin, menekankan bahwa euforia suporter tidak boleh mengorbankan ketertiban umum. Ia menginstruksikan para suporter untuk merayakan jalannya pertandingan dengan cara yang dewasa.

“Kami mengimbau agar tidak menyalakan *flare*, tidak mengonsumsi minuman keras, tidak melakukan konvoi, serta yang paling utama adalah tidak merusak fasilitas umum maupun kendaraan berpelat nomor B (Jakarta),” tegas Asep, Sabtu (9/5/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan sweeping atau intimidasi terhadap kendaraan tertentu merupakan pelanggaran hukum yang akan ditindak secara tegas. Bobotoh diminta menunjukkan kualitasnya sebagai suporter terbaik dengan menghormati pengguna jalan lain.

Baca Juga:  Duel Klasik Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, Bung Ferry Akui Sangat Kecewa

Untuk mengantisipasi pecahnya kerumunan setelah laga usai, sebanyak 2.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan akan disiagakan di berbagai titik strategis. Fokus pengamanan akan diperketat di ruas jalan utama, termasuk kawasan Flyover Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Pasopati) yang kerap menjadi pusat titik kumpul massa.

“Tunjukkan bahwa Bobotoh bisa mendukung tim dengan dewasa. Kami meminta seluruh suporter menerima hasil pertandingan dengan bijak, baik menang maupun kalah,” tambahnya.

Baca Juga:  Persib Bandung Rebut Kembali Takhta Klasemen: Dramatisir Kemenangan 4-2 atas Bhayangkara Lampung Presisi FC

Kepada para pengelola lokasi nobar, kepolisian meminta kerja sama untuk tetap memantau perilaku pengunjung agar tidak terjadi gesekan antar-warga. Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, belajar dari dinamika keamanan pada laga-laga besar sebelumnya.

Dengan pengawalan ketat ini, diharapkan atmosfer sepak bola di Bandung tetap positif tanpa harus mengganggu kenyamanan warga maupun wisatawan yang sedang berada di Kota Kembang.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *