Bekasi – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bekasi menggelar pengajian rutin bulanan di Kantor Sekretariat KPA Kota Bekasi, Jumat (8/5/2026). Kegiatan yang telah berjalan hampir satu tahun ini merupakan kerja sama dengan Baznas Kota Bekasi dan PCNU Kota Bekasi.
Pengajian dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melalui Tim P2 HIV, pegiat HIV, komunitas populasi kunci, hingga Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembinaan spiritual bagi seluruh elemen yang terlibat dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bekasi.
Kepala Sekretariat KPA Kota Bekasi, Drs. Endang Suharyadi, mengatakan pihaknya terus berupaya memperkuat pencegahan HIV melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pengajian rutin tersebut juga menjadi bagian dari implementasi amanat peraturan daerah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Pengajian rutin ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus menjalankan amanat perda dalam peningkatan keimanan dan ketakwaan. KPA Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan pencegahan HIV melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan dzikir dan sholawat, kemudian dilanjutkan tausiyah oleh KH. M Nur Cholik. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT tanpa melihat masa lalu maupun kesalahan yang pernah dilakukan.
“Pendosa juga berhak dekat kepada Allah. Tidak peduli seberapa banyak dosa atau maksiat yang pernah kita lakukan, jangan sampai kita lupa kepada Sang Pencipta. Kita harus terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan harapan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah,” tuturnya.
Selain itu, KH. M Nur Cholik menilai pengajian rutin tersebut perlu terus dijaga konsistensinya. Bahkan, menurutnya, intensitas kegiatan dapat ditingkatkan agar pembinaan spiritual berjalan lebih maksimal.
“Pengajian seperti ini harus terus dilaksanakan. Kalau bisa intensitasnya ditambah, yang tadinya sebulan sekali menjadi dua minggu sekali. Karena kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keimanan dan ketakwaan kita semua,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, KPA Kota Bekasi berharap dapat memperkuat nilai spiritual, membangun semangat kebersamaan, serta menghadirkan ruang pembinaan moral bagi seluruh elemen yang terlibat dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bekasi.***



Tinggalkan Balasan