GUGAH – Beredar unggahan di media sosial X yang mengklaim Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri resmi pensiun dari partai dan menunjuk Ganjar Pranowo sebagai penggantinya.
Klaim tersebut diunggah akun X @gumpanggi pada Kamis (21/10/2026). Unggahan itu menyertakan foto dengan narasi:
“MEGAWATI TUNJUK GANJAR JADI KETUA PDIP YANG BARU
HARI MINGGU 25 OKTOBER 2026 INI RESMI PENSIUN”
Berdasarkan tangkapan layar yang diarsipkan melalui Internet Archive, unggahan tersebut telah dilihat sebanyak 56 kali hingga Jumat (6/11/2026).
HASIL PENELUSURAN
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui TurnBackHoax menelusuri klaim tersebut dengan menggunakan kata kunci “Megawati pensiun” dan “Ganjar Ketua PDIP” pada mesin pencarian Google.
Hasil penelusuran menemukan pemberitaan ANTARA berjudul “Megawati Kembali Dikukuhkan Jadi Ketum PDIP dalam Kongres di Bali” yang diterbitkan pada Jumat (1/8/2025).
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDIP untuk masa jabatan 2025–2030 dalam Kongres ke-VI PDIP di Bali.
Informasi mengenai susunan kepengurusan partai juga dimuat dalam pemberitaan detikNews berjudul “Struktur Kepengurusan PDIP Periode 2025-2030, Megawati Ketum Merangkap Sekjen” yang diterbitkan pada Sabtu (2/8/2025).
Dalam pemberitaan itu, Ganjar Pranowo tercatat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, bukan sebagai Ketua Umum PDIP.
Dengan demikian, klaim bahwa Megawati telah resmi pensiun dan menunjuk Ganjar sebagai Ketua Umum PDIP tidak didukung oleh informasi dari sumber-sumber pemberitaan tersebut.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim bahwa Megawati Soekarnoputri resmi pensiun dari PDIP pada 25 Oktober 2026 dan menunjuk Ganjar Pranowo sebagai Ketua Umum partai.
Fakta yang terkonfirmasi melalui pemberitaan ANTARA dan detikNews menunjukkan bahwa Megawati kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDIP untuk periode 2025–2030. Sementara itu, Ganjar Pranowo tercatat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
Oleh karena itu, unggahan yang menyebut Megawati pensiun dan menunjuk Ganjar sebagai Ketua Umum PDIP dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content).






Tinggalkan Balasan