gugah.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,62 persen atau turun 133,77 poin ke level 4.963,06 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa (3/11/2026). Penurunan ini membuat IHSG kembali berada di bawah level psikologis 5.000 setelah beberapa hari bertahan di atas level tersebut.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat bergerak di zona hijau dan menyentuh level tertinggi harian di 5.143. Namun, tekanan jual yang meningkat sepanjang sesi membuat indeks berbalik arah hingga ditutup di zona merah.
Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp5,58 triliun dengan volume perdagangan 14,82 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sekitar 815 ribu kali.
Pelemahan IHSG terjadi seiring penurunan mayoritas indeks sektoral. Sektor bahan baku (basic materials) menjadi yang terkoreksi paling dalam dengan penurunan 3,97 persen, disusul sektor industri yang melemah 3,81 persen.
Di sisi lain, investor asing membukukan penjualan bersih (net foreign sell) senilai Rp831,55 miliar pada sesi pertama. Berdasarkan volume transaksi, investor asing juga mencatatkan penjualan bersih sebanyak 1,22 miliar lembar saham.
Berikut lima saham dengan nilai pembelian bersih dan penjualan bersih terbesar oleh investor asing pada sesi pertama perdagangan:
Top 5 Net Foreign Buy
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp37,87 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp27,88 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp16,63 miliar
- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS): Rp13,42 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp12,34 miliar
Top 5 Net Foreign Sell
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp173,45 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp95,77 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp69,40 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp59,93 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp54,46 miliar
Data perdagangan berdasarkan IDNFinancials.





Tinggalkan Balasan