Solidaritas Kader Ansor untuk Gus Yaqut Terus Mengalir Memberikan Dukungan

|

GUGAH – Dukungan moral terhadap mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, terus mengalir dari sesama kader Ansor di berbagai daerah. Bagi mereka, solidaritas terhadap kader yang sedang menghadapi persoalan hukum merupakan bagian dari nilai persaudaraan yang selama ini dijaga di dalam organisasi.

Salah seorang kader Ansor, Rusdi Idrus, menegaskan bahwa pendampingan kepada Gus Yaqut bukan dimaksudkan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama kader yang sedang menghadapi ujian.

“Gus Yaqut adalah kader Ansor dan mantan Ketua Umum GP Ansor. Sudah semestinya kami hadir mendampingi beliau. Kami tidak ingin beliau menghadapi persoalan ini sendirian,” ujar Rusdi, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga:  Dukung Gus Yaqut di Sidang, Ibam: Kasus Kuota Haji Tambahan Janggal dan Dasarnya Rapuh

Menurut Rusdi, seluruh kader Ansor menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia mengingatkan publik agar tetap memegang teguh asas praduga tak bersalah dan tidak terburu-buru membentuk opini sebelum proses hukum selesai.

“Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Proses hukum masih berjalan. Jangan sampai pengadilan di media sosial lebih dulu menjatuhkan vonis. Tugas kita sebagai kader adalah menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik,” katanya.

Baca Juga:  PC GP Ansor Kabupaten Bandung Tutup Sapa Kader dengan Istighotsah di Rumdin Bupati

Rusdi menilai solidaritas merupakan salah satu nilai yang melekat dalam tradisi organisasi. Karena itu, mendampingi kader yang sedang menghadapi persoalan merupakan bentuk tanggung jawab moral selama tetap menghormati mekanisme hukum yang berlaku.

“Apa gunanya organisasi kalau tidak bisa mendampingi kadernya sendiri. Orang lain saja kita bela ketika membutuhkan pendampingan, apalagi sesama kader,” ujarnya.

Dukungan yang disampaikan para kader tersebut diposisikan sebagai bentuk solidaritas organisasi dan tidak dimaksudkan untuk memengaruhi ataupun mengintervensi proses penegakan hukum.

Dalam negara hukum, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh proses hukum yang adil, termasuk perlindungan atas asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Pada saat yang sama, aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk bekerja secara independen berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Dialog Publik "Pemuda NU Digdaya, Maju dan Unggul", GP Ansor Krangkeng Perkuat Semangat Khidmat Kader

Karena itu, para kader Ansor berharap proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum. Kepastian tersebut dinilai penting, baik bagi pihak yang diperiksa maupun bagi masyarakat, agar ruang publik tidak terus diwarnai spekulasi dan penghakiman sebelum ada keputusan resmi.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

One response to “Solidaritas Kader Ansor untuk Gus Yaqut Terus Mengalir Memberikan Dukungan”

  1. Avatar Mang yayat
    Mang yayat

    Solidaritas kepada Gus Yaqut adalah bagian dari ukhuwah. Kami mendukung hak beliau atas pendampingan hukum dan perlakuan yang adil.

    Tuntutan kami sederhana: proses hukum harus transparan, profesional, independen, dan berbasis bukti, bukan opini atau framing. Jika bersalah, buktikan secara hukum. Jika tidak terbukti, jangan hukum seseorang melalui opini publik. Tegakkan keadilan dan hormati praduga tak bersalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran