Super Flu Merebak di Bandung, Dinkes Catat 9 Kasus Influenza A

|

GUGAH.CO — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat sebanyak sembilan kasus Influenza A sepanjang Januari hingga September 2026. Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya penyakit yang dikenal masyarakat sebagai “super flu”.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pasien Influenza A di wilayahnya telah ditangani melalui prosedur isolasi di fasilitas kesehatan.

Farhan menjelaskan gejala Influenza A memiliki kemiripan dengan Covid-19. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi: Demam tinggi selama beberapa hari, Anismia atau hilangnya kemampuan penciuman hingga Batuk berkepanjangan.

Baca Juga:  Melanjutkan Estafet Kepemimpinan, Nurma Mawaddah Nahkodai PAC Fatayat NU Bantargebang 2026–2030

Meski gejalanya dapat tergolong berat, tingkat penularan Influenza A dipastikan tidak setinggi Covid-19. Namun demikian, Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat agar tidak menganggap remeh penyakit tersebut.

“Jika sakit flu, jangan remehkan, periksa ke dokter. Anak yang bergejala tidak usah sekolah dulu. Kami juga menyarankan vaksinasi flu bagi yang sehat,” ujar Farhan, Senin (22/9/2026).

Baca Juga:  RAT KDMP Cibeureum 2025 Sahkan Laporan dan Tetapkan Program Kerja 2026, Anggota Tembus 1.016 Orang

Farhan juga menegaskan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Bandung wajib mengutamakan penanganan medis pasien sebelum menyelesaikan urusan administrasi.

“Fasilitas kesehatan dilarang menolak pasien. Tangani dulu, urusan administrasi setelahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih, mengatakan pihaknya masih terus memantau perkembangan kasus Influenza A.

Baca Juga:  Garis Baru Perjuangan Zakat, Lima Pimpinan BAZNAS Kota Bandung Resmi Diambil Sumpah

Menurutnya, untuk memastikan diagnosis Influenza A diperlukan pemeriksaan laboratorium lanjutan, seperti genome sequencing.

Ia menjelaskan, sembilan kasus yang tercatat saat ini berasal dari sistem surveilans Sentinel Influenza Like Illness (ILI) Kementerian Kesehatan di Puskesmas Padasuka.

“Data kasus Influenza A yang ada di kami berasal dari Sentinel ILI Kemenkes di Puskesmas Padasuka. Data tersebut tidak menggambarkan kasus di Kota Bandung secara keseluruhan,” pungkas Dadan.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran