GUGAH – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Tasikmalaya melepas AKBP Andi Purwanto yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Subang. Kepergian Andi Purwanto meninggalkan kesan mendalam bagi para guru madrasah di Kota Tasikmalaya.
Bagi PGM, AKBP Andi Purwanto bukan sekadar pemimpin kepolisian. Ia dikenal sebagai sosok sederhana, humanis, dan konsisten memberi perhatian kepada dunia pendidikan, khususnya madrasah.
Selama menjabat Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto membangun komunikasi yang terbuka dengan para guru madrasah. Ia juga mendukung berbagai kegiatan guru dan siswa, termasuk mengawal penyampaian aspirasi guru di Tasikmalaya maupun Jakarta agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dukungan itu berlanjut melalui kolaborasi Polres Tasikmalaya Kota dengan PGM Indonesia dalam program Madrasah Ramah Anak dan Ramah Disabilitas. Program tersebut mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Ia juga memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah dengan menyerahkan sekitar 1.000 buku catatan kepada guru dan siswa. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan peningkatan kualitas pendidikan.
Bagi keluarga besar PGM Kota Tasikmalaya, kepemimpinan Andi Purwanto menjadi teladan. Kerendahan hati, kedekatan dengan masyarakat, serta kesediaannya mendengar aspirasi guru madrasah meninggalkan kesan yang mendalam.
Atas nama keluarga besar PGM Indonesia Kota Tasikmalaya, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian AKBP Andi Purwanto selama bertugas di Kota Tasikmalaya.
Selamat mengemban amanah sebagai Kapolres Subang. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian. Kami berharap, di mana pun bertugas, kecintaan dan perhatian beliau terhadap madrasah akan tetap terjaga, sehingga sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Terima kasih atas keteladanan, kepedulian, dan pengabdian yang telah diberikan kepada guru dan madrasah. Jejak pengabdian tersebut akan selalu menjadi bagian dari perjalanan perjuangan PGM Indonesia Kota Tasikmalaya.***



Tinggalkan Balasan