GUGAH – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bogor terus memperkuat kaderisasi melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar di berbagai kecamatan. Program ini menjadi upaya organisasi dalam merespons tantangan zaman sekaligus memperkokoh akar ideologi sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama (NU).
Salah satu kegiatan PKD Angkatan III Tahun 2026 diselenggarakan di SDIT Nurul Akbar, Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut diikuti puluhan pemuda yang resmi bergabung menjadi kader GP Ansor.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Dhomiry A. Ghozaly, mengatakan bahwa PKD merupakan bagian dari strategi organisasi dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi, sekaligus memperkuat konsolidasi serta pemberdayaan kader.
“Pemuda yang telah bergabung menjadi kader GP Ansor dibekali kemampuan adaptasi teknologi untuk menghadapi otomasi, penguatan toleransi, serta keterampilan wirausaha demi kemandirian masyarakat,” ujarnya, Senin (30/6/2026).
Dhomiry menjelaskan, proses kaderisasi GP Ansor tidak berjalan secara statis, melainkan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dan ideologi Nahdlatul Ulama.
“Karena kita adalah organisasi maka ini menjadi kewajiban. Harusnya kaderisasi dilaksanakan sampai pengurus ranting, tidak sampai PAC saja,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dhomiry juga menyampaikan harapannya bertepatan dengan momentum Hari Jadi Bogor (HJB). Ia berharap Kabupaten Bogor terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selain infrastruktur yang penting bagi masyarakat, soal kesejahteraan rakyat, akses pendidikan layak, kebutuhan harga terjangkau, peningkatan SDM umat juga harus menjadi perhatian lebih bagi pemerintahan daerah,” pungkasnya.***



Tinggalkan Balasan