Tiga Hari Pencarian, Dua Remaja Korban Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Meninggal

|

GUGAH – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua remaja yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (13/10/2026), setelah tiga hari pencarian.

Korban diketahui bernama Muhamad Zubair (18) dan Zaky Risky Syabani (17). Keduanya ditemukan di lokasi berbeda di perairan Pantai Cibuaya.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan korban pertama, Zaky Risky Syabani, ditemukan sekitar pukul 07.35 WIB, sekitar tiga mil laut dari lokasi kejadian. Sementara Muhamad Zubair ditemukan sekitar pukul 09.38 WIB atau sekitar dua mil laut dari titik awal keduanya dilaporkan terseret ombak.

Baca Juga:  Hadir Ditengah Umat Kritiani Gereja Cikopo, Stafsus Menag: Terus Lanjutkan, Kita Bantu Dana

“Alhamdulillah, penemuan kedua korban mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung sejak Sabtu (10/10/2026),” kata Suryo.

Selanjutnya, kedua jenazah dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon untuk proses identifikasi dan penanganan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Saat itu, kedua korban tengah berenang di Pantai Cibuaya sebelum terseret ombak besar ke tengah laut.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa Kepung DPRD Jawa Barat, Suarakan Aksi "Indonesia Darurat"

Selama operasi pencarian, tim SAR gabungan menyisir perairan dan pesisir pantai. Pada hari ketiga, pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan speedboat Ocean View Resort hingga radius enam mil laut dari lokasi kejadian. Petugas juga melakukan pemantauan dari darat dan mengoperasikan drone dengan jangkauan hingga tujuh kilometer.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Sukabumi bersama BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujung Genteng, Pos TNI AL Ujung Genteng, TNI AU Ujung Genteng, Balawista, HNSI Ujung Genteng, Wanadri, Ocean View Resort, SAR Khatulistiwa, SARDA Sukabumi, Damkar Ciracap, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, BPBD Kota Bekasi, serta sejumlah unsur relawan dan instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Puluhan Mahasiswa Purwakarta Gelar Aksi Unjuk Rasa, Sampaikan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Suryo mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Sukabumi. Menurutnya, kondisi ombak dapat berubah secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

“Ombak yang tampak biasa dari bibir pantai dapat berubah menjadi ancaman mematikan ketika kondisi perairan tidak bersahabat,” pungkasnya. ***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran